Ustadz Zaitun Rasmin:  Kelemahan Umat Islam Akibat Jauh Dari Al Qur’an

Ketua Umum DPP Wahdah Islamiyah Ustadz Muhammad Zaitun Rasmin saat menyampaikan kajian Subuh di Masjid Al-Ikhlas Tangerang, Ahad (10/02/2019)

(Tangerang) wahdahjakarta.com –  Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Wahdah Islamiyah (DPP WI) Ustadz Muhammad Zaitun Rasmin menyatakan, kelemahan yang dialami umat Islam saat ini karena jauh dari Al-Qur’an. Kelemahan tersebut meliputi masalah iman, ilmu dan ukhuwah.

“Inti dari kelemahan iman, ukhuwah, dan ilmu adalah karena kita jauh dari Al Qur’an. Tentu banyak kelemahan kita yang lain, namun pada akhirnya kita harus kembali kepada Al Qur’an.” Jelasnya  dalam suatu kajian di Masjid Al-Ikhlas Tangerang, Ahad (10/02/2019).

Ustadz Zaitun Rasmin (UZR) juga menjelaskan bahwa makna dari kembali kepada Al Qur’an tersebut tidak hanya sebatas membaca saja, namun juga perlu tadabbur dan memahami apa saja isi dari Al Qur’an.

“Kembali kepada Al Qur’an adalah dalam makna yang sebenar-benarnya, bukan sekedar membaca tapi juga memahami dan mengamalkannya. Kalau kita berbicara tentang kejayaan Islam yang sesungguhnya, maka harus diawali dengan Ilmu yang benar termasuk ilmu membaca Al Qur’an.” Ungkapnya

Dalam paparannya, UZR mengingatkan agar umat Muslim harus keluar dari masalah tersebut dan mulai kembali mempelajari Al Qur’an dengan cara yang benar.

“Kita harus keluar dari problema itu, sekarang rata-rata umat Islam bacaan Al Qur’annya tidak bagus. Ketika shalat fardhu di Masjid, rata-rata saat waktu shalat subuh, maghrib dan Isya tidak ada yang sanggup menjadi imam.” Jelas Wasekjen MUI tersebut.

“Coba perhatikan ketika shalat di masjid, rata-rata kalau shalat subuh, maghrib dan Isya itu orang banyak yang tawadhu, nanti baru berani pada shalat dzuhur dan ashar” canda beliau disambut gelak tawa jamaah.

“itu bukan karena hafalannya, tapi karena bacaan Al Qur’annya yang kurang bagus” tambah beliau.

Terakhir, beliau mengajak jamaah untuk berupaya menyempurnakan bacaan Al Qur’an dan mendalaminya.

“Jangan lewati 2019 ini tanpa mempelajri cara membaca Al Qur’an dengan baik, jangan menunggu karena salah satu ilmu yang tidak bisa dipelajari sendiri adalah ilmu membaca Al Qur’an.” Pungkas UZR. [fry/sym]

Tinggalkan komentar Anda dengan kata-kata yang sopan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: