Ustaz Zaitun: Bangsa Indonesia Cinta Persatuan


(Kendari-Wahdahjakarta.com)-Wahdah Islamiyah Sulawesi Tenggara menyelenggarakan tabligh akbar di Masjid Al Kautsar, Kota Kendari pada Ahad, (10/12/2017). Tabligh akbar di masjid terbesar Kendari ini menghadirkan Ketua Umum Wahdah Islamiyah Ustaz. Muhammad Zaitun Rasmin sebagai pemateri utama.

Panitia memilih tema ukhuwah karena dipandang saat ini ikatan persaudaraan menjadi “critical point”. Satu titik kritis yang harus dijaga dan dikuatkan karena menyangkut solidaritas sesama muslim di tanah air maupun di seluruh dunia.

Ustaz. Zaitun mengawali dengan mengingatkan isu yang sedang hangat saat ini, yaitu Al Quds Palestina. Ketua Ikatan Ulama’ dan Da’i ASEAN ini menghimbau agar umat Islam di Indonesia turut membantu saudara kita disana.

Ulama kelahiran Gorontalo ini mengecam keras tindakan Trump. “Keputusan Donald Trump yang menyatakan Al Quds sebagai ibukota Israel adalah tanda awal hancurnya Israel dan Amerika in syaa Allah,” tegasnya.

Tahfidz Weekend

Beliau mengingatkan bahwa menguatnya ukhuwah di antara kaum muslimin diharapkan menjadi penguat persatuan sesama komponen bangsa di Indonesia. Dengan kata lain, ukhuwah diharapkan menjadi penguat “persatuan Indonesia”.
“Persatuan bisa kita lakukan lebih luas. Termasuk dengan non muslim. Contohnya Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam saat tiba di Madinah. Persatuan tersebut ditujukan untuk menjaga stabilitas dan mempertahankan Madinah dari gangguan luar,” tambah beliau.

Menurut beliau, adanya para perusak negeri ini bukan alasan untuk tidak mencintai negeri ini. “Di negeri ini memang ada para perusak dan perampok yang ingin menjualnya. Namun ini bukan menjadi alasan untuk tidak mencintai negeri ini. Pada dasarnya, bangsa kita adalah bangsa yang cinta persatuan. Sebagaimana yang diajarkan oleh agama kita. Maka ini bisa menjadi modal penting bagi kita dalam mengupayakan kerukunan dan ukhuwah,” lanjut beliau.

Baca Juga  Soal Orang Gila, Ustadz Zaitun: Tahan Diri, Jangan Langsung Menyimpulkan

Tabligh akbar sukses digelar dan dihadiri ribuan peserta. Sebagian berasal dari luar kota dan bahkan luar pulau, seperti Pulau Muna dan Buton. [ibw]

Posted in Berita and tagged , , , , , .

Tinggalkan komentar Anda dengan kata-kata yang sopan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.