Gelar Mukerwil V, Wahdah Islamiyah Jawa Barat Targetkan Buka Daerah Baru di 2019

“Keputusan strategis bahwa tahun ini insya Allah buka 2 DPD merambah wilayah timur Jawa Barat, seperti Cirebon, Tasikmalaya dan Pangandaran”. 

Gelar Mukerwil V, Wahdah Islamiyah Jawa Barat Buka Dua Daerah Baru di 2019
Para pengurus DPW dan DPD Wahdah Islamiyah se-Jawa Barat pada pembukaan Mukerwil V DPW WI Jabar, Sabtu (12/01/2019)

(Bandung) wahdahjakarta.com – Dewan Pimpinan Wilayah Wahdah Islamiyah Jawa Barat (DPW WI Jabar) menggelar Musyawarah Kerja Wilayah ke. 5 (Mukerwil V), di Bandung, Sabtu (12/01/2019).

Mukerwil V yang mengangkat tema Optimalisasi Kader dan Peran Lembaga Menuju Visi 2030 ini mengagendakan evalusi program kerja (proker) 2018 dan pencanangan proker 2019.

“Agenda yang dibahas adalah laporan pelaksanaan kegiatan dan anggaran tahun 2018 serta rencana program kerja dan anggaran tahun 2019”, ujar Ketua DPW Wahdah Islamiyah Jawa Barat ustadz Mochamad Budiman.

Selain mempertajam target pencapain visi 2030 Wahdah Islamiyah, Mukerwil kali ini juga merencanakan pembukaan DPD (Dewan Pimpinan Daerah) baru di wilayah timur Jawa Barat.

Ketua DPW Wahdah Islamiyah Jawa Barat, Mochamad Budiman.

“Keputusan strategis bahwa tahun ini insya Allah buka 2 DPD merambah wilayah timur Jawa Barat, seperti Cirebon, Tasikmalaya dan Pangandaran”, imbuhnya.

Acara ini diikuti oleh seluruh pengurus DPW serta 9 DPD di wilayah Jawa Barat, antara lain Kab Bandung, Kota Bandung, Kab Bandung Barat, Cianjur, Karawang, Sukabumi, Kota Bogor, Kab Bogor dan Kab Bekasi.

Turut hadir sebagai pendamping dan pengarah Mukerwil Wakil Sekretaris Jendral (Wasekjen) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Wahdah Islamiyah, Ustadz Ridwan Hamidi, sekaligus membuka Mukerwil V WI Jabar.

Dalam taujih (arahan) nya Ustadz Ridwan menekankan pentingnya musyawarah dan semangat tanggung jawa, militansi, serta kesetiaan dalam berorganisasi.

“Setiap pengambilan keputusan hendaknya diambil melalui mekanisme musyawarah dan secara tertulis”, ucapnya.

“Hendaknya diiringi semangat mas’uliyah (tanggung jawab), militansi, komitmen, dan wafa (kesetiaan)”, pungkasnya. []

Posted in Artikel.

Tinggalkan komentar Anda dengan kata-kata yang sopan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.