Wasekjen MUI: Umat Islam Cinta Damai Tapi Tidak Pengecut

KH. Muhammad Zaitun Rasmin saat menyampaikan Kajian Subuh di Masjid Al-IKhlash Tangerang, Ahad (10/02/2019)

(Tangerang) wahdahjakarta.com -, Wakil Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (Wasekjen MUI) KH. Muhammad Zaitun Rasmin mengatakan, umat Islam adalah umat yang kstaria dan cinta damai, namun tidak pengecut.

“Umat Islam adalah umat ksatria yang cinta damai, namun jangan anggap bahwa umat Islam itu pengecut, Umat Islam tidak suka mengganggu orang lain namun tidak suka pula apabila diganggu dan Umat Islam tidak mau menghina orang lain tapi umat Islam juga tidak mau dihina,” ucapnya di hadapan jama’ah pengajian Masjid Al-Ikhlas Tangerang, Ahad (10/02/2019).

Ketua Umum DPP Wahdah Islamiyah ini juga menjelaskan tentang sunnatullah kemenangan dalam perjuangan. ‘’Tidak ada kemenangan tanoa perjuangan”, ujarnya.

“Umat Nabi Muhammad Shalallahu ‘alaihi wasallam ditakdirkan sebagai umat yang harus lebih kuat, karena tidak ada kemenangan kalau tidak berjuang. Itu sudah sunatullah bagi umat Nabi Muhammad Shalallahu ‘alaihi wasallam”  jelasnya.

“Memang bukan segala-galanya harus dari kekuatan kita, tetap ada pertolongan Allah subhanahu wa ta’ala, yang penting diawali dengan perjuangan” tutur UZR.

Wakil Ketua Majelis Intelektual dan Ulama Muda Indonesia (MIUMI) ini  memberikan contoh dalam sejarah nabi pada saat Fathu Makkah, dimana kemenangan yang diraih oleh kaum Muslim merupakan kemudahan yang diberikan Allah subhanahu wa ta’ala melalui hambatan-hambatan yang dialami oleh kaum Musyrikin yang kemudian mengakui keberadaan kaum Muslimin. []

Tinggalkan komentar Anda dengan kata-kata yang sopan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: