DPW DKI Jakarta dan Depok

Wisuda 17 Santri, Ini Pesan Ponpes Tahfidz  Wahdah Islamiyah Cibinong

Muhammad Ainun Imam, alumni tahfidz Wahdah asal Makassar
0

(Bogor) Wahdahjakarta.com -, Mengakhiri tahun ajaran 2018/2019 Pesantren Tahfidz   (SMP-SMA) Al-Qur’an Wahdah Islamiyah menggelar penamatan dan wisuda hafalan angkatan II, Senin (20/05/2019).

Wisuda dan penamatan angkatan ke.2 ini  diikuti 17 alumni, masing-masing 9 jenjang SMP dan 8 jenjang SMA. Dari ke17 santri yang tamat 9 diantaranya telah menyelsaikan hafalan sesuai target, yakni 30 juz untuk tingkat SMA dan 15 juz untuk tingkat SMP.

“Khusus level SMA dari 9 santri, ada 4 orang santri yang  menyelesaikan hafalan 30 Juz Diantaranya  Ahmad Abdullah (Makassar), Muhamamd Affan (Subang), Abid Ammar (Lampung), dan Muhammad Ainun Iman (Makassar)”, ujar Kepala SMAQu WI Cibinong, Agusman.

Muhammad Hamka kepala sekolah SMPQu WI  merasa bersyukur karena wisuda kali ini ada peningkatan dari presetasi santri.

“Kita bersyukur karena tahun ini kita telah melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) pertama kali.  Juga antusias orangtua santri untuk datang menghadiri wisuda ini”, ujar Hamka yang juga ketua DPD Wahdah Islamiyah Kab Bogor.

Ainun Iman adalah salah satu santri yang telah menyelesaikan hafalan 30 Juz.

” Alhamdulillah saat masuk di pondok ini hafalan udah ada 9 juz. Setelah menjalaninya hingga saat ini, berhasil menyelesaikan 30 Juz,” ujar santri asal Makassar ini.

Muhammad Ainun Imam, alumni tahfidz Wahdah asal Makassar

Pimpinan pondok pesantren Ustadz Syamsuddin, M.Pd.I  menitipkan pesan kepada para santri yang di wisuda untuk terus bersungguh-sungguh merawat dan menjaga hafalan.

“Menghafal Al-Qur’an ada pekerjaan seumur hidup, menyelesaiakan setoran hafalan, merupakan anak tangga yang pertama, dan masih banyak anak tangga berikutnya. Selanjutnya harus sungguh-sungguh melancarkan hafalan, menjaga hafalan, agar bisa diamalkan dan didakwah”, ujarnya.

“Oleh karena itu jangan pernah berharap dan bermimpi jadi mantan santri mantan hafidz”, pesannya.

“Salah seorang ulama Salaf mengatakan bahwa penghafal Qur’an adalah pengemban panji-panji Islam. Oleh sebab itu Jaga citra diri sebagai muslim dan jaga citra sebagai hafidz Qur’an” pungkasnya mengakhiri pesan buat para santrinya. []

Tinggalkan komentar Anda dengan kata-kata yang sopan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.