DPW DKI Jakarta dan Depok

Tadabbur Al-Qur’an, Surat Fathir Ayat 10

0 552

Tadabbur Al-Qur’an, Surat Fathir Ayat 10

Allah Subhanahu Wa Ta’ala  berfirman:

مَنْ كَانَ يُرِيْدُ الْعِزَّةَ فَلِلّٰهِ الْعِزَّةُ جَمِيْعًا   ۗ  اِلَيْهِ يَصْعَدُ الْـكَلِمُ الطَّيِّبُ وَالْعَمَلُ الصَّالِحُ يَرْفَعُهٗ   ۗ  وَ الَّذِيْنَ يَمْكُرُوْنَ السَّيِّاٰتِ لَهُمْ عَذَابٌ شَدِيْدٌ   ۗ  وَمَكْرُ اُولٰٓئِكَ هُوَ يَبُوْرُ

“Barang siapa menghendaki kemuliaan, maka (ketahuilah) kemuliaan itu semuanya milik Allah. Kepada-Nyalah akan naik perkataan-perkataan yang baik, dan amal kebajikan Dia akan mengangkatnya. Adapun orang-orang yang merencanakan kejahatan mereka akan mendapat azab yang sangat keras, dan rencana jahat mereka akan hancur.” (QS. Fatir 35: Ayat 10)

 

Hikmah dan Pelajaran

Salah satu hal yang penting dalam perbuatan apapun juga, tergantung dengan niatnya.

Betapa banyak amal-amal perbuatan yang tampaknya seperti amal dimensi dunia (berdagang, makan, minum, mempergauli istrinya, mandi, bekerja dll), tetapi didasari niat yang baik maka hal itu bisa menjadi amal akhirat. Dan betapa banyak yang tampaknya melakukan amal-amal yang berdimensi akhirat (sholat, berdzikir, infaq, shadaqah, haji & umrah, berjihad) tapi karena didasari dgn niat yang buruk (hanya untuk kepentingan dunia), maka hal itu menjadi amalan dunia saja.

Dalam hadits lain Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam juga bersabda:

“Barangsiapa yang dengan ilmunya ia ingin mendapatkan keridhoan Allah, maka Allah meridhoinya dan menjadikan segala sesuatu tunduk kepadanya. Tetapi barang siapa yang dengan ilmunya menghendaki dunia (harta, jabatan dan kedudukan) maka Allah jadikan ia ketakutan dgn segala sesuatu.

Dan hal itu adalah sifat dari orang orang munafik.  Allah jelaskan contoh orang munafik dlm firmanNya:

يَقُوْلُوْنَ لَئِنْ رَّجَعْنَاۤ  اِلَى الْمَدِيْنَةِ لَيُخْرِجَنَّ الْاَعَزُّ مِنْهَا الْاَذَلَّ   ۗ  وَلِلّٰهِ الْعِزَّةُ وَلِرَسُوْلِهٖ  وَلِلْمُؤْمِنِيْنَ وَلٰـكِنَّ الْمُنٰفِقِيْنَ لَا يَعْلَمُوْنَ

“Mereka berkata, Sungguh, jika kita kembali ke Madinah (kembali dari perang Bani Mustalik), pastilah orang yang kuat akan mengusir orang-orang yang lemah dari sana. Padahal kekuatan itu hanyalah bagi Allah, Rasul-Nya, dan bagi orang-orang mukmin, tetapi orang-orang munafik itu tidak mengetahui.” (QS. Al-Munafiqun 63: Ayat 8).

Oleh Karena itu, bagi orang yang beriman perkataannya adalah kebenaran dan kebaikan, tidak suka berbohong. Kalau berbuat salah ia akan segera memohon maaf.

Bahkan Rasulullah shallalahu ‘alaihi wa sallam telah bersabda yang artinya:

Hendaklah kalian selalu jujur, karena kejujuran itu sumber segala kebaikan, dan setiap kebaikan menghantarkan kepada surga. Apabila seseorang berusaha menjadi orang yg jujur maka ia akan dicatat oleh Allah sebagai orang yg jujur. Waspadalah kalian kepada kedustaan, karena dusta itu sumber dari segala macam kejahatan, dan setiap kejahatan menghantarkannya ke dalam neraka. Seseorang yg berbohong maka akan selalu berusaha berbohong sehingga Allah akan catat dirinya sebagai pembohong (pendusta).

Dalam riwayat ada seorang yang menghadap kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam ingin masuk Islam tetapi tidak mau dilarang untuk mencuri, berzina dan berjudi. Dengan bijak Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam  mengatakan silahkan yang penting jangan sekali kali berbohong. Dengan amanah Rasulullah tersebut maka ia tdk berani lagi mencuri, berzina dan berjudi.

Maka tepatlah janji Allah dalam firmanNya:

يٰۤـاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوا اتَّقُوا اللّٰهَ وَقُوْلُوْا قَوْلًا سَدِيْدًا

“Wahai orang-orang yang beriman! Bertakwalah kamu kepada Allah dan ucapkanlah perkataan yang benar,” (QS. Al-Ahzab 33: Ayat 70)

يُّصْلِحْ  لَـكُمْ اَعْمَالَـكُمْ وَيَغْفِرْ لَـكُمْ ذُنُوْبَكُمْ ۗ  وَمَنْ يُّطِعِ اللّٰهَ وَرَسُوْلَهٗ  فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيْمًا

“niscaya Allah akan memperbaiki amal-amalmu dan mengampuni dosa-dosamu. Dan barang siapa menaati Allah dan Rasul-Nya, maka sungguh, dia menang dengan kemenangan yang agung.” (QS. Al-Ahzab 33: Ayat 71)

Sumber: Transkrip Kajian Tafsir KH. Didin Hafidhuddin di Masjid Al-hjiri 1, Air mancur Bogor, Ahad (11/11/2018).

Tinggalkan komentar Anda dengan kata-kata yang sopan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: