DPW DKI Jakarta dan Depok

UBN Seru Umat Islam Ikuti Ulama yang Putusannya Berdasarkan Qur’an-Sunnah

Tabligh Akbar "Arah Perjuangan Umat, Integrasi Keislaman dan Kebangsaan" yang digelar MIUMI di Masjid Al-Azhar, Kebayoran Baru Jakarta Selatan, Sabtu (1/12/2018)
0 164
UBN pada Tabligh Akbar MIUMI “Arah Perjuangan Umat” yang digelar MIUMI di Masjid Al-Azhar Kebayoran baru Jakarta Selatan, Sabtu (1/12/2018) malam.

(Jakarta) wahdahjakarta.com– Bangsa Indonesia telah berhutang kepada para ulama. Demikian dikatakan Sekretaris Jendral Majelis Intelektual dan Ulama Muda Indonesia (MIUMI), Ustadz Bachtiar Nasir dalam Tabligh Akbar “Arah Politik Ulama, Integrasi Keislaman dan Keindonesiaan”, yang digelar di Masjid Al-Azhar Kebayoran Baru Jakarta Selata, Sabtu (1/12/2018) malam.

UBN, sapaan akrabnya, menegaskan para ulama telah berjasa dengan mengorban jiwa dan raganya untuk memerdekakan Indonesia.  “Belahlah perut Indonesia, maka di situ ada darah para ulama,” tegasnya sebagaimana seperti dikutip INA News Agency, sindikasi berita yang diinisiasi JITU.

Untuk itu di tengah situasi yang tengah kacau, UBN menyerukan umat Islam untuk mengikuti ulama yang keputusannya diambil berdasarkan Al Quran dan Sunnah.

“Ulama yang keputusannnya berdasarkan Quran dan Sunnah pasti adil. Ikuti ulama,” tegas UBN.

UBN lantas mengritisi pihak-pihak yang menstigma umat Islam anti NKRI.

Padahal, kata dia, yang paling memahami Empat Pilar Kebangsaan adalah umat Islam.

Sebab nilai-nilai kebangsaan dan Pancasila telah diwarnai spirit ajaran Islam.

“Kalau dia sekuler dan liberal, jangan percaya kalau bicara Pancasila,” tegas UBN.

“Yang paling Bhineka Tunggal Ika adalah umat Islam. Dan itu sudah dibuktikan dalam aksi 212  di mana rumput saja kita jaga,” sambung UBN.

Sejumlah tokoh lintas ormas Islam hadir dalam tabligh akbar ini seperti Jeje Zainuddin (Persis),  Muhammad Zaitun Rasmin (Wahdah Islamiyah),  Zain An Najah (DDII), Buya Gusrizal (MUI Sumbar) dan lain sebagainya.

Tabligh akbar ini bertepatan jelang reuni 212 yang akan digelar hari ini, Ahad (2/12/2018)

Gerakan 212 adalah aksi simpatik yang dilakukan tujuh juta warga Indonesia pada 2 Desember 2016 yang menuntut keadilan atas penistaan terhadap ayat suci Al Quran oleh Gubernur DKI Jakarta saat itu Basuki Tjahaja Purnama.

Basuki, atau akrab disapa Ahok, akhirnya diputuskan bersalah dengan vonis 2 tahun penjara oleh hakim atas kasus penodaan agama pada Mei 2017. Ahok kini ditahan di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok. (SM)

Tinggalkan komentar Anda dengan kata-kata yang sopan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: