DPW DKI Jakarta dan Depok

700 Ulama Hadiri Ijtima Komisi Fatwa MUI di Ponpes Alfalah Banjarbaru

Suasana Ijtima Ulama Komisi Fatwa MUI VI
0 147

700 Ulama Hadiri Ijtima Komisi Fatwa MUI di Ponpes Alfalah Banjarbaru

(Banjarbaru) wahdahjakarta.com, – 700 ulama dari berbagai daerah di Indonesia selama empat hari, terhitung hari Senin (7/5) hingga Kamis (10/5) berkumpul di Pondok Pesantren Al Falah, Banjar Baru Kalimantan Selatan dalam agenda pertemuan Ijtima’ Ulama Komisi Fatwa MUI Ke-6 Se-Indonesia. Kegiatan ini mengangkat tema _ “Meningkatkan Peran Ulama dalam Melindungi dan Memajukan Umat, Bangsa dan Negara.

Hadir dalam kegiatan ini Menteri Agama Republik Indonesia, H. Lukman Hakim Saefuddin, Ketua MUI Pusat, KH. Ma’ruf Amin, Wasekjen MUI Pusat ustadz Muhammad Zaitun Rasmin. Selain itu hadir pula beberapa perwakilan ormas Islam, Pimpinan Pondok pesantren, dan beberapa perguruan tinggi.

 “Kegiatan semacam ini kita adakan sekali setiap tiga tahun. Kami laksanakan di Pondok Pesantren karena memang di sanalah tempat yang paling baik untuk mengumpulkan ulama-ulama,”_  ucap KH. Ma’ruf Amin dihadapan seluruh peserta yang hadir.

Lebih lanjut lagi, Beliau menyampaikan bahwa dalam pertemuan ini akan dibahas beberapa hal. Salah satunya menyangkut kondisi kesenjangan sosial yang saat ini melanda bangsa Indonesia.

“Kita berharap pertemuan ini biaa menjadi awal yang baik bagi negeri ini,”_  tutupnya.

Turut hadir sebagai tamu Ulama Palestina Syaikh Dr. Nawwaf. Ketua Lajnatulquds Palestina ini didapuk menyampaikan sambutan di sela-sela acara pembukaan Ijtima.

Dengan didampingi ustadz Muhammad Zaitun Rasmin sebagai penerjemah, Syaikh Nawwaf menegaskan bahwa saat ini warga Palestina masih tetap teguh mempertahankan sejengkal demi sejengkal tanah Palestina.

“Al-Quds sama dengan Haramain. Ketiganya adalah tanah suci kaum muslimin yang wajib dipertahankan. Maka tidak ada alasan bagi kita untuk menyerahkan tanah ini untuk Israel barang sedikitpun,” ucapnya dengan nada berapi-api.

Disamping itu, ia turut berbangga atas kepedulian Indonesia atas Palestina selama ini. Menurutnya, Indonesia adalah bangsa yang sangat ikhlas membantu Palestina sejak dahulu.

“Terima kasih kami ucapkan. Terima kasih dan semoga Allah memudahkan kita merebut Al-Quds,” tuturnya.[ibw/sym]

Tinggalkan komentar Anda dengan kata-kata yang sopan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: