DPW DKI Jakarta dan Depok

Al-Aqsa Memanggil

0 228

[nextpage title=”Khutbah Pertama”]

Khutbah Jumat
Oleh: Ustaz. Muhammad Ikhwan Jalil

‎إِنَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ، نَحْمَدُهُ، وَنَسْتَعِينُهُ، وَنَسْتَغْفِرُهُ، وَنَعُوذُ بِاللَّهِ مِنْ شُرُورِ أَنْفُسِنَا، وَسَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا
‎مَنْ يَهْدِهِ اللَّهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ، وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ
‎يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوتُنَّ إِلاَّ وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ
‎يَا أَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوا رَبَّكُمُ الَّذِي خَلَقَكُمْ مِنْ نَفْسٍ وَاحِدَةٍ وَخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَبَثَّ مِنْهُمَا رِجَالاً كَثِيرًا وَنِسَاءً وَاتَّقُوا اللَّهَ الَّذِي تَسَاءَلُونَ بِهِ وَالأَرْحَامَ إِنَّ اللَّهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيبًا
‎يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَقُولُوا قَوْلاً سَدِيدًا يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ وَمَنْ يُطِعِ اللَّهَ وَرَسُولَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيمًا
‎أَمَّا بَعْدُ : فَإِنَّ خَيْرَ الْحَدِيثِ كِتَابُ اللَّهِ, وَخَيْرَ الْهَدْيِ هَدْيُ مُحَمَّدٍ، وَشَرَّ الأُمُورِ مُحْدَثَاتُهَا، وَكُلَّ مُحْدَثَةٍ بِدْعَةٌ، وَكُلَّ بِدْعَةٍ ضَلاَلَةٌ، وَكُلُّ ضَلاَلَةٍ فِي النَّارِ

Kaum muslimin A’azzakumullah
Tahukah kita apa dan dimana kota Al-Quds Yerussalem, yang dengan pongahnya Amerika hendak pindahkan kedutaannya ke kota itu yang menegaskan pencaplokan dan penjajahan Zionis Israel atas Palestina dan tanah suci ke tiga kaum muslimin.
Al-Quds Yerusalem bukanlah sekedar kota administratif, yang kebetulan terletak di jantung Palestina.
Namun Al-Quds Yerusalem adalah sejarah
Namun Al-Quds Yerusalem adalah izzah dan harga diri
Namun Al-Quds Yerusalem adalah pertanda eksistensi
Namun Al-Quds Yerusalem adalah Masjidil Aqsha, tempat Isra’ nya Nabi kita yang mulia Baginda Rasulullah Muhammad Shallallahu alaihi wasallam , Allah Tabaraka wata’ala berfirman:

سُبْحَانَ الَّذِي أَسْرَىٰ بِعَبْدِهِ لَيْلًا مِّنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَام إِلَى الْمَسْجِدِ الْأَقْصَى الَّذِي بَارَكْنَا حَوْلَهُ لِنُرِيَهُ مِنْ آيَاتِنَا ۚ إِنَّهُ هُوَ السَّمِيعُ الْبصير

Mahasuci Allah, yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidilharam ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kekuasaan) kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar lagi Maha Melihat” (al-Isra’ : 1).

Sejak tahun 16 Hijriah saat Amirul Mu’minin Khalifah Umar bin Al Khattab – radhiyallahu anhu membebaskan kota Al-Quds Yerusalem dan kota itu berada di pangkuan kaum muslimin , maka ia menjadi barometer kejayaan atau keterpurukan umat Islam

Kapan Al-Quds berada dalam genggaman kekuasaan kaum muslimin, maka itu tanda kejayaan umat ini, dan kapan ia berada dalam kekuasaan kuffar maka itu tanda keterpurukan umat ini . Demikian senantiasa dalam putaran roda sejarah.

Tahukah kita bahwa Al-Quds termasuk Masjidil Aqsa di dalamnya pernah dikuasai kaum salibis selama hampir 90 tahun , yaitu dari tahun 492 – 583 H / 1099 – 1187 M.

Selama itu sebagian dari Masjidil Aqsa mereka jadikan kandang kuda, sebagian catatan sejarah mengatakan mereka jadikan kandang babi .
Izzah dan kemulian kembali diraih kaum muslimin setelah perjuangan panjang Nuruddin Az Zangki
Yang dituntaskan Shalahuddin Al Ayyubi – rahimahumullah dengan merebut kembali Al-Aqsa .

Kaum Muslimin Rahimakumullah…
Setelah beratus tahun pembebasan itu ternyata pada tahun 1948 M muncul kaum Zionis Yahudi yang berlindung dibawah bendera penjajah Israel dengan dukungan penuh negara Amerika, Inggris dan negara- negara Barat. Berdirilah negara Zionis ini, menjajah tanah suci Al-Quds dengan segala kekejaman yang tidak bisa dibayangkan oleh nurani manusia ..
Allahul Musta’an

Sungguh kenyataan sejarah yang menyakitkan, namun kondisi ini justru membangkitkan perlawanan yang heroik dari anak- anak Palestina dan putera- putera Al Aqsha hingga menjadi momok yang sangat menakutkan bagi penjajah Zionis ini.

Hari ini mereka demikian pongah dengan angkuh hendak menjadikan Al-Quds sebagai Ibukota negara lacur Zionis Israel .
Sesungguhnya mereka sedang menggali kuburannya sendiri. Lihatlah biiznillah peristiwa ini.
Akan menjadi titik balik sejarah, yang akan membangkitkan para “shalahuddin” yang akan datang semua penjuru dunia
أقول قولي هذا و أستغفر الله لي و لسآئر المسلمين إنه هو الغفور الرحيم

[nextpage title=”Khutbah Kedua”]
Khutbah Kedua

الحمد لله رب العالمين و الصلاة و السلام على أشرف المرسلين و على آله و صحبه أجمعين ، أما بعد
Kaum muslimin yang dimuliakan Allah
jika menengok sejarah saat para Sahabat Rasulullah memimpin penaklukan negeri Syam termasuk Palestina hingga berakhirnindah dengan penaklukan Al Quds dengan penuh damai dan aman .
Kita mungkin bertanya, mengapa hari ini kemenangan itu seakan “terlambat”??

Jawabannya, mungkin ini adalah ujian dari Allah kepada kaum
Muslimin … atau mungkin ada yang kurang dalam keislaman kita hingga pertolongan dan kemenanfan belum tiba …
Saat shaluhuddin memeriksa pasukan dan mendapati mereka tekun tilawah Al Quran dan shalat malam , maka keyakinan akan membuncah pada hatinya .

Ya, kemenangan hanya dapat diraih dengan pertolongan Allah , dan pertolongan Allah akan turun saat kita teguh menjalankan agamanya
‎يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِن تَنصُرُوا اللَّهَ يَنصُرْكُمْ وَيُثَبِّتْ أَقْدَامَكُمْ
Artinya: “Hai orang-orang mukmin, jika kamu menolong (agama) Allah, niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu.” (QS. Muhammad : 7)

‎وَلَيَنصُرَنَّ اللَّهُ مَن يَنصُرُهُ إِنَّ اللَّهَ لَقَوِيٌّ عَزِيزٌ
Artinya: “Sesungguhnya Allah pasti menolong orang yang menolong (agama)-Nya. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha kuat lagi Maha perkasa,” (QS. Al Hajj : 40)
‎وَلِيَعْلَمَ اللَّهُ مَن يَنصُرُهُ وَرُسُلَهُ بِالْغَيْبِ إِنَّ اللَّهَ قَوِيٌّ عَزِيزٌ
Artinya: “dan supaya Allah mengetahui siapa yang menolong (agama)Nya dan rasul-rasul-Nya. Padahal Allah tidak dilihatnya. Sesungguhnya Allah Maha kuat lagi Maha Perkasa.” (QS. Al Hadid: 25).
Ayat ini mengisyaratkan bahwa pertolongan Allah menagih perjuangan dan pengorbanan kita dengan tenaga , keringat dan darah.

Allahu Akbar
Akhirnya marilah dihari yang mulia ini kita sisihkan hati kita untuk al-Aqsa, untuk Al-Quds dengan doa kepada pemiliknya yang sejati Allah Rabbul Izzati untuk menjaganya dan mengembalikannya seutuhnya kepada kaum muslimin, ummat terpilih yang mewarisi tanah suci. [sym]

Tinggalkan komentar Anda dengan kata-kata yang sopan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: