DPW DKI Jakarta dan Depok

Asmaul Husna [3]: Ar-Rahim (Maha Penyayang)

Asmaul Husna; Ar Rahim
0 1,161
Asmaul Husna; Ar Rahim
Ar-Rahim (Maha Penyayang)  berasal dari kata “rahmah”, yaitu rahmat Allah Subhanahu Wa Ta’ala, yang merupakan sifat wajib bagi Dzat Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Rahmah ini hanya akan diberikan pada kaum muslimin saja baik di dunia dan akhirat .
وَإِذَا جَاءَكَ الَّذِينَ يُؤْمِنُونَ بِآيَاتِنَا فَقُلْ سَلَامٌ عَلَيْكُمْ ۖ كَتَبَ رَبُّكُمْ عَلَىٰ نَفْسِهِ الرَّحْمَةَ ۖ أَنَّهُ مَنْ عَمِلَ مِنكُمْ سُوءًا بِجَهَالَةٍ ثُمَّ تَابَ مِن بَعْدِهِ وَأَصْلَحَ فَأَنَّهُ غَفُورٌ رَّحِيمٌ

Apabila orang-orang yang beriman kepada ayat-ayat Kami itu datang kepadamu, maka katakanlah: “Salaamun alaikum. Tuhanmu telah menetapkan atas diri-Nya kasih sayang, (yaitu) bahwasanya barang siapa yang berbuat kejahatan di antara kamu lantaran kejahilan, kemudian ia bertaubat setelah mengerjakannya dan mengadakan perbaikan, maka sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (Qs. Al-An’am: 54).

هُوَ الَّذِي يُصَلِّي عَلَيْكُمْ وَمَلَائِكَتُهُ لِيُخْرِجَكُم مِّنَ الظُّلُمَاتِ إِلَى النُّورِ ۚ وَكَانَ بِالْمُؤْمِنِينَ رَحِيمًا ﴿٤٣﴾ تَحِيَّتُهُمْ يَوْمَ يَلْقَوْنَهُ سَلَامٌ ۚ وَأَعَدَّ لَهُمْ أَجْرًا كَرِيمًا

Dialah yang memberi rahmat kepadamu dan malaikat-Nya (memohonkan ampunan untukmu), supaya Dia mengeluarkan kamu dari kegelapan kepada cahaya (yang terang). Dan adalah Dia Maha Penyayang kepada orang-orang yang beriman. Salam penghormatan kepada mereka (orang-orang mukmin itu) pada hari mereka menemui-Nya ialah: Salam; dan Dia menyediakan pahala yang mulia bagi mereka.” (Qs. Al Ahzab: 43-44)

Nama Ar-Rahim disebutkan bersama nama Ar Rahman dalam 4 ayat dalam Al Qur’an.

الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ ﴿٢﴾ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ ﴿٣

“Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam. Maha Pemurah lagi Maha Penyayang “ (Qs. Al Fatihah:2-3).

وَإِلَٰهُكُمْ إِلَٰهٌ وَاحِدٌ ۖ لَّا إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ الرَّحْمَٰنُ الرَّحِيمُ ﴿١٦٣

Dan Tuhanmu adalah Tuhan Yang Maha Esa; tidak ada Tuhan melainkan Dia Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.” (Qs. Al Baqarah: 163)

حم ﴿١﴾ تَنزِيلٌ مِّنَ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ ﴿٢

Haa Miim. Diturunkan dari Tuhan Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.”
(Qs. Fushilat: 1-2).

هُوَ اللَّهُ الَّذِي لَا إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ ۖ عَالِمُ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ ۖ هُوَ الرَّحْمَٰنُ الرَّحِيمُ ﴿٢٢

Dialah Allah Yang tiada Tuhan selain Dia, Yang Mengetahui yang ghaib dan yang nyata, Dialah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.“ (Al Hasyr: 22).

Kedua nama ini, Ar-Rahman dan Ar-Rahim juga disebutkan bersama nama Allah Subhanahu Wa Ta’ala sebanyak 114 kali dalam beberapa surat.

Walaupun kasih sayang (rahmat) aalah sebuah sifat yang juga diletakkan Allah dalam setiap hati hamba-Nya yang beriman, namun Allah Subhanahu Wa Ta’ala. juga mengingatkan bahwa Dialah Dzat yang Maha Pengasih dan Penyayang. Dia lebih penyayang dari diri mereka sendiri. Hal ini supaya manusia selalu berusaha untuk menyayangi sesama hamba Allah Subhanahu Wa Ta’ala.

وَأَيُّوبَ إِذْ نَادَىٰ رَبَّهُ أَنِّي مَسَّنِيَ الضُّرُّ وَأَنتَ أَرْحَمُ الرَّاحِمِينَ ﴿٨٣

Dan (ingatlah kisah) Ayub, ketika ia menyeru Tuhannya: “(Ya Tuhanku), sesungguhnya aku telah ditimpa penyakit dan Engkau adalah Tuhan Yang Maha Penyayang di antara semua penyayang“. (Qs. Al-Anbiya: 83).

وَقُل رَّبِّ اغْفِرْ وَارْحَمْ وَأَنتَ خَيْرُ الرَّاحِمِينَ ﴿١١٨

Dan katakanlah: “Ya Tuhanku berilah ampun dan berilah rahmat, dan Engkau adalah Pemberi rahmat Yang Paling baik“. (Qs. Al-Mukminun: 118)

Dmikian juga nama Ar-Rahim disebutkan bersamaan dengan nama-nama Allah Subhanahu Wa Ta’ala yang lain seperti At-Tawwab, Al-Aziz, Al-Ghafur, Ar-Ra’uf, Al-Wadud, Ar-Rabb, dan Al-Barru.

Semua itu aalah untuk menunjukkan bahwa hendaknya kita berdo’a dengan menyebutkan nama Ar-Rahim, dan menambahnya dengan nama yang sesuai dengan permintaan kita.

وَتَوَكَّلْ عَلَى الْعَزِيزِ الرَّحِيمِ ﴿٢١٧

Dan bertawakkallah kepada (Allah) Yang Maha Perkasa lagi Maha Penyayang” (Qs. Asy-Syu’ara: 217)

نَبِّئْ عِبَادِي أَنِّي أَنَا الْغَفُورُ الرَّحِيمُ ﴿٤٩

Kabarkanlah kepada hamba-hamba-Ku, bahwa sesungguhnya Aku-lah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang” (Al-Hijr:49)

إِنَّ اللَّهَ بِالنَّاسِ لَرَءُوفٌ رَّحِيمٌ ﴿١٤٣

“…Sesungguhnya Allah Maha Pengasih lagi Maha Penyayang kepada manusia.” (Qs. Al-Baqarah: 143)

Setelah mengetahui masud dan arti nama ini, seorang muslim hendaknya selalu membantu saudaranya dalam memenuhi kebutuhannya; selalu berbuat baik dan menyayangi orang-orang fakir yang berada di sekitarnya sehingga mereka terangkat dari kefakiran. Karena mengangkat seseorang dari kefakiran sebenarnya bisa dilaukan dengan berbagai macam cara; dengan hartanya, kedudukannya, perantaraannya, dan juga dengan doanya. [sym].

Tinggalkan komentar Anda dengan kata-kata yang sopan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: