DPW DKI Jakarta dan Depok

Beginilah Seharusnya Hati Seorang Muslim

Mengingat Allah Hati Menjadi Tenang
0 493
Mengingat Allah Hati Menjadi Tenang
Mengingat Allah Hati Menjadi Tenang

Di dalam menjalani Hidup, pasti tidak ada yang mau kalau hati dan badan mereka sakit maupun sengsara. Yang selalu didamba-dambakan ialah badan yang sehat dan hati yang selamat. Jikalau demikian milikilah sifat-sifat hati yang selamat berikut ini.
1. Hati yang Tenang
Berimanlah dengan sepenuh hati, tinggalkan dunia yang fana ini dan teruslah mengingat Allah. Baik dalam keadaan berdiri maupun duduk karena, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram. Sebagaimana firman-Nya dalam QS. Ar-Ra’d(13) : 28, yang artinya “(yaitu) orang – orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram”.

  1. Munib (Hati yang selalu bertaubat)
    Dalam menjalani kehidupan kita, pasti kita pernah melakukan kesalahan. Baik itu kesalahan kecil, maupun yang besar.  Allah Maha Pengampun atas hambanya, maka kita diperintahkan untuk selalu bertaubat kepada-Nya setiap saat, karena sesungguhnya ajal tidak akan menunggu taubat kita. Sebagaimana firman-Nya dalam QS. Qaaf (50) ayat 33 yang artinya “(yaitu) orang yang takut kepada Allah yang maha Pengasih, sekalipun tidak kelihatan (olehnya) dan dia datang dengan hati yang bertaubat”.
  2. Hati yang bergetar tatkala mendengarkan ayat-ayat Allah
    Hati yang bergetar hanya akan didapatkan oleh orang-orang yang dekat dengan Allah, khusyu’ dalam beribadah kepada-Nya, sehingga apabila dibacakan atau didengarkan ayat-ayat Allah maka hatinya bergetar. Sebagaimana fir-Nannya dalam QS. Al-Anfal (8) ayat 2,yang artinya “Sesungguhnya orang – orang yang beriman adalah mereka yang apabila disebut nama Allah gemetar hatinya, dan apabila dibacakan ayat – ayat-Nya kepada mereka, bertambah (kuat) imannya dan hanya kepada Allah mereka bertawakkal”.

  3. Hati yang Salim (selamat)
    Yakni hati yang selamat dari godaan Syahwat, juga selamat dari syubhat, selamat dari penghambaan selain Allah dan selamat bertahqiq kepada Rasulullah. Sebagaimana firmannya “(yaitu) pada hari (ketika) harta dan anak-anak tidak berguna. Kecuali orang – orang yang menghadap Allah dengan hati yang bersih”. (QS. Asy-syu’ara’ (26) : 88-89).

  4. Hati yang lembut
    Orang yang memiliki hati yang lembut, yakni karena kualitas keimanannya kepada Allah dan tingkat ketakwaan serta rasa takutnya hanya kepada Allah sehingga ia tenang ketika mengingat Allah. Sebagaimana firman-Nya “Allah telah menurunkan perkataan yang paling baik (yaitu) Al-Qur’an yang serupa (ayat-ayatnya) lagi berulang-ulang. Gemetar karena kulit orang – orang yang takut kepada Tuhannya, kemudian menjadi tenang kulit dan hati mereka ketika mengingat Allah. (QS. Az-Zumar (39) : 23).

[jundi/aha]

Tinggalkan komentar Anda dengan kata-kata yang sopan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: