DPW DKI Jakarta dan Depok

Bercelak Ketika Puasa Batalkah?

0 189

Hadits Puasa [13] Bercelak Tidak Membatalkan Puasa

Hadits Puasa [13] Bercelak Tidak Membatalkan Puasa

وعن عائشةَ – رضي الله عنها – “أنّ النّبيَّ – صلى الله عليه وسلم – اكتحل في رمضانَ وهُو صائمٌ” رواه ابن ماجه بإسناد ضعيف وقال الترمذيُّ: لا يصح في هذا البابِ شيءٌ

‘Aisyah radhiyallahu ‘anha mengatakan bahwa “Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam bercelak pada bulan Ramadhan saat beliau sedang puasa”. (HR. Ibnu Majah dengan sanad yang dha’if).

 

Pelajaran Hadits

Para Ulama berbeda pendapat tentang hukum bercelak bagi orang yang berpuasa. Sebagian Ulama menganggapnya makruh. Ini adalah pendapat Sufyan Ats-Tsauri, Ibnul Mubaraka, Imam Ahmad, dan Ishaq bin Rahawaih rahimahumullah.

Menurut Imam Syafi’i, Ibnu Taimiyah, Hasan Al-Bahsri, dan Ibrahim An-Nakha’i rahimahumullah bercelak bagi orang yang berpuasa hukumnya boleh. Beliau mengatakan bahwa bercelak tidak membatalkan puasa. Ini juga merupakan pendapat beberapa Ulama Kontemporer seperti Syaikh Abdul Aziz Bin Baz dan Syaikh al-‘Utsaimin rahimahumallah.

Syaikh Bin Baz mengatakan dalam fatwanya;

Bercelak tidak membatalkan puasa secara mutlak pada wanita maupun laki-laki menurut pendapat yang terkuat dari dua pendapat ulama. Tetapi bagi orang yang berpuasa lebih baik menggunakannya pada malam. Demikian pula dengan alat kecantikan berupa sabun dan minyak-minyak yang bersentuhan dengan kulit. termasuk juga ‘hina’ (pewarna kuku) atau make-up dan lain-lain. Semua ini tidak mengapa digunakan oleh orang yang berpuasa. ….”. (Majmu’ Fatawa bin Baz 15/260).

[sym]

Tinggalkan komentar Anda dengan kata-kata yang sopan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: