DPW DKI Jakarta dan Depok

BNPB: Korban Jiwa Gempa Palu  420, Sigi dan Donggala Belum Jelas

0 149
Kondisi salah satu kompleks Perumahan di kota Palu pasca Gempa Bumi Palu, Jum’at (28/09/2018)
” Korban Jiwa Gempa Palu  420, Sigi dan Donggala Belum Jelas”

(Palu) wahdahjakarta.com- Jumlah korban yang meninggal dunia akibat gempa bumi yang melanda Kota Palu Sulawesi Tengah tercatat 420 orang hingga Sabtu malam. Hal ini disampaikan   Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Willem Rampangilei.

Menurutnya jumlah tersebut baru di Kota Palu, belum termasuk Kabupaten Sigi dan Donggala.  “Itu baru yang di Kota Palu, belum yang di Kabupaten Donggala dan Sigi,” katanya di Posko Satuan Tugas Khusus Penanggulangan Bencana di halaman rumah jabatan Gubernur Sulawesi Tengah di Jalan Moh Yamin Palu, Sabtu malam.

Selain itu, kerusakan akibat gempa di Kabupaten Donggala dan Sigi cukup signifikan, namun belum ada laporan mengenai korban dan tingkat kerusakan karena sulitnya komunikasi.

Satuan Tugas Khusus Penangulangan Bencana saat ini fokus melakukan pencarian dan penyelamatan serta penanganan pengungsi di daerah-daerah terdampak bencana.

“Sampai malam ini, ditaksir 10.000 pengungsi yang tersebar di 50-an titik dalam Kota Palu. Mereka akan diberi bantuan tempat berlindung, makanan dan obat-obatan bagi yang sakit,” kataya.

Saat ini jenazah sebagian korban yang meninggal dunia masih ada di rumah sakit-rumah sakit, sebagian sudah dijemput oleh keluarganya.

Kepala BNPB mengatakan jumlah korban jiwa masih bertambah karena banyak reruntuhan gedung seperti hotel-hotel besar, ruko, gudang, perumahan dan lainnya yang belum bisa tersentuh upaya pencarian.

“Kami kesulitan mengerahkan alat-alat berat untuk mencari korban di bawah reruntuhan gedung karena jalur jalan menuju Kota Palu banyak yang rusak,” ujarnya.

Ia juga mengatakan bahwa bahkan untuk menyediakan makanan siap saji dari Kota Palu ke tempat para pengungsi pun cukup sulit sehingga ribuan dus makanan harus didatangkan dari Surabaya menggunakan pesawat.

Mengenai perawatan korban yang sakit, ia menjelaskan, TNI telah mengerahkan bantuan medis serta tenaga medis-paramedis ke daerah terdampak bencana. Di samping itu, Kapal Rumah Sakit akan merapat ke Koa Palu dalam satu dua hari ke depan. (Sumber: Antara).

Tinggalkan komentar Anda dengan kata-kata yang sopan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: