DPW DKI Jakarta dan Depok

Cara Memelihara Diri dan Keluarga dari Neraka

"Peliharalah dirimu dan dirimu dari api neraka"
0 856

“Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu,,,.” (Terj. Qs. At-Tahrim: 6).

“Peliharalah dirimu dan dirimu dari api neraka”

Pertanyaan:

Assalamu ‘alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh. Dalam Al-Qur’an kita diperintahkan untuk menjaga atau memelihara diri dan keluarga diri neraka. Pertanyaan saya, Bagaimana caranya? Amalan apa yang dilakukan untuk menjaga diri dan keluarga dari neraka? Trimakasih. (Amatullah)

Jawaban:

Benar, dalam Al-Qur’an surat At-Tahrim ayat 6 setiap orang beriman diperintahkan oleh Allah untuk menjaga dan memelihara  dirinya dan keluarganya dari api neraka. Allah Ta’ala berfirman.

“Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu,,,.” (Terj. Qs. At-Tahrim: 6).

Lalu bagaimana caranya? Untuk lebih jelasnya, simak penjelasan para Sahabat Nabi dan Tabi’in, sebagaimana dikutip  ahli tafsir Imam Ibnu Kastir dalam Kitabnya Tafsir Al-Qur’an al-Adziem;

Menurut Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhuma, makna “peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka”, adalah “lakukanlah ketaatan kepada Allah dan tinggalkan maksiat serta suruhlah mereka untuk berdzikir kepada Allah. Maka dengannya Allah selamatkan kalian dari api neraka”.

Sementara Ali bin Abi Thalib radhiyallahu ‘anhu mengatakan, makna “Peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka”, adalah “didiklah mereka dan ajarkan ilmu kepada mereka (addibhum wa ‘allimuhum)”.

Sedangkan Muqatil dan Ad Dhahak berkata, makna “peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka”, adalah, “Engkau memerintahkan mereka untuk mentaati Allah dan mencegah mereka dari bermaksiat kepada Allah, hendaklah engkau menegakkan perintah Allah teradap mereka, memerintahkan mereka dengan perintah Allah dan membantu mereka dalam urusan tersebut, dan jika engkau melihat kemaksiatan dari mereka maka hendaklah engkau menghardik mereka”.( Tafsir Ibnu Katsir: 4/391 ).

Dari penjelasan para Mufassir (ahli Tafsir) dapat disimpulkan, memelihara diri dan keluarga dilakukan dengan mengajarkan ilmu kepada keluarga, menanamkan adab, mengajak keluarga melakukan ketaatan dan meninggalkan maksiat, serta membimbing mereka untuk selalu berdzikir dan mengingat Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Penjelasan selengkapnya silahkan baca di sini.

Tinggalkan komentar Anda dengan kata-kata yang sopan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: