DPW DKI Jakarta dan Depok

Terkubur Selama 20 Jam, Nenek Canaria Dievakuasi dalam Kondisi Bermukenah

Nenek Canaria Dievakuasi dalam Kondisi Bermukena setelah terkubur reruntuhan akibat gempa Palu, Jum'at (28/09) lalu. Kini sedang dirawat di rumah salah satu anaknya.
0 98
Terkubur Selama 20 Jam sebelum evakuasi, Nenek Canaria ditemukan dalam Kondisi Bermukena
Nenek Canaria Dievakuasi dalam Kondisi Bermukena setelah terkubur reruntuhan akibat gempa Palu, Jum’at (28/09) lalu. Kini sedang dirawat di rumah salah satu anaknya.

Terkubur Selama 20 Jam sebelum evakuasi, Nenek Canaria ditemukan dalam Kondisi Bermukena

(Palu) wahdahjakarta.com– Nenek Canaria (75) terbaring lemah di Posko Pengungsian di di Bulukodi Kelurahan Duyu, Palu Barat – Sulawesi Tengah. Penuh luka di sekujur tubuh.

Ketika gempa mengguncang Palu beliau tengah bersiap shalat Maghrib. Saat itu seluruh warga Jl. Kemuning Balaroa berlarian keluar rumah menyelamatkan diri. Termasuk dirinya, namun apalah daya dengan tubuh yang sepuh akhirnya terkubur hingga leher di reruntuhan rumah.

Keluarga pun kesulitan mencari beliau karena posisi rumah yang sudah bergeser jauh.

“Alhamdulillah saat itu ada warga yang lewat dan mendengar Ibu minta tolong diberi air minum dan memberi tau kami posisi Ibu,” ujar Aidah (50), anak kelima Canaria.

Posisi nenek yang berada di dasar reruntuhan membuat warga kesulitan untuk evakuasi langsung dan hanya diberi air mineral. Dengan sisa kekuatan nenek menggapai air untuk bisa bertahan hidup. Nenek berhasil dievakuasi keluarga pada hari Sabtu, 29 September 2018 jelang pukul 14.00 dengan mukenah masih melilit dileher.

Saat ini nenek dirawat dengan apa adanya di posko pengungsian bersama sanak keluarga lainnya yang selamat.

Tinggalkan komentar Anda dengan kata-kata yang sopan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: