DPW DKI Jakarta dan Depok

Fenomena Ustadz Daun Salam dalam Pesta Politik

llustrasi: daun salam dan nasi uduk
0 161
llustrasi: Daun salam dan nasi uduk

Wahdahjakarta.com -, Dalam suasana kampanye, setiap partai dan caleg hingga capres membutuhkan keikutsertaan dan kehadiran ustadz, kiyai dan ulama. Tapi jangan seperti daun salam dalam pembuatan nasi uduk yang fungsinya sekadar penyedap. Sesudah nasi uduk jadi dengan aroma yang menggoda, justeru yang pertama dibuang atau disingkirkan adalah daun salam.

Selama ini, kenyataannya memang demikian. Ustadz dan ulama hanya dibutuhkan saat kampanye, setelah itu kebijakan para pemimpin justeru bertentangan dengan apa yang diajarkan para ustadz dan ulama itu. Bahkan prilaku sang pemimpin sendiri sangat bententangan seperti melakukan kebohongan, korupsi dan seterusnya.

Lebih tragis lagi, sesudah berkuasa, justeru ustadz dan ulama itu yang dipenjarakan karena tidak sejalan dengan kebijakan pemimpin. 

Oleh: Ahmad Yani (Pengurus Pusat Dewan Masjid Indonesia (PP DMI))

Tinggalkan komentar Anda dengan kata-kata yang sopan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: