DPW DKI Jakarta dan Depok

Fluktuasi Keimanan

272

Imanmu adalah milikmu. Dia naik dengan ketaatan dan kemudian turun dengan kemaksiatan. Maka mulailah kebaikan dari yang paling mudah dan mulailah dengan kemudahan yang paling baik

Baca Juga: Memupuk Iman Menggapai Hidayah

Iman adalah sesuatu yang paling mulia yang diusahakan oleh jiwa dan hati. Semakin maksimal usaha tersebut, maka semakin tinggi kedudukan seorang hamba di dunia dan akhirat. Iman adalah puncak dari tujuan. Iman adalah sebab datangnya kemuliaan, keberhasilan, dan kehormatan di dunia dan akhirat

Baca Juga: Mengagungkan Al-Qur’an

Dengan keimanan seorang hamba akan mencapai semulia-mulia kedudukan yang ia inginkan dan seindah-indah hasil yang ia harapkan. Dengan keimanan pula, menjadi asbab bagi dirinya dimudahkan masuk ke dalam surga.

Iman itu mahal, malah lebih mahal dari dunia beserta segala isinya. Maka jagalah ia, sebagaimana kau tak mengharapkan emas digenggamanmu lepas begitu saja. Sebagaimana kau tak ridho melihat rumahmu yang megah runtuh seketika. Begitulah iman kawan!
…………………………

“Tetapi Allah menjadikan kamu “cinta” kepada keimanan dan menjadikan keimanan itu indah di dalam hatimu serta menjadikan kamu benci kepada kekafiran, kefasikan, dan kedurhakaan. Mereka itulah orang-orang yang mengikuti jalan yang lurus.” (QS:Al-Hujuraat: 7).

Tinggalkan komentar Anda dengan kata-kata yang sopan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: