DPW DKI Jakarta dan Depok

Gelar Pertemuan di Semarang, Komisi Dakwah MUI Tetapkan Pedoman Dakwah bagi Da’i

0 86
Suasana saat Pertemuan Komisi Dakwah MUI Pusat

(Jawa Tengah) wahdahjakarta.com — Komisi Dakwah Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengadakan halaqah di Masjid Agung Baiturrahman Semarang Jawa Tengah.

Acara ini diikuti oleh Pengurus Komisi Dakwah MUI Propinsi dan kabupaten kota se- Jawa Tengah, DMI, Muslimat, Fatayat dan penyuluh agama Proponsi Jawa Tengah

Dalam sambutannya, Cholil Nafis selaku ketua Komisi Dakwah memaparkan tentang pentingnya koodinasi dakwah (taksiq al-da’wah) antar sesama ormas dan praktisi dakwah guna efektifitas dakwah dan punya daya pengaruh yg tinggi  (high inpect) dan cepat di masyarakat.

“Diperlukan peta dakwah agar saat berdakwah kita berpijak pada data, yang kita sebut dengan dakwah base on data” ujarnya.

Untuk lebih merapikan langkah dakwah, Komisi Dakwah MUI Pusat telah
mengeluarkan Pedoman Dakwah guna jadi acuan para da’i. Pedoman dakwah ini memberi arah dakwah yg lebih efektif dan wasathiyah (muderasi).

Pedoman tersebut memuat ketentuan da’i kompeten dan profesional, kode etik dakwah guna dakwahnya lebih mencerahkan dan Dewan etik diperlukan manakala ada masalah dengan da’i di masyarakat dalam dakwahnya.

Demi menjamin kualitas da’i  Komisi Dakwah dan Pengembangan Masyarakat, MUI akan melakukan upaya da’i bersertifikat melalui pelatihan atau pengakuan keilmuan untuk diberi sertifikat sebagai da’i yang kompeten.

Nantinya, MUI akan menjamin akan isi dakwahnya dari setiap da’i yg
telah mendapat sertifikat.

Diupayakan pula nantinya, para pengisi acara keagamaan Islam di masyarakat adalah orang yg berkualitas, kompeten dan berakhlakul karimah. [fry]

Tinggalkan komentar Anda dengan kata-kata yang sopan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: