DPW DKI Jakarta dan Depok

Gempa Bumi Rusak Rumah Warga di Sumenep, Jawa Timur

Setelah Sulteng, Jawa Timur & Bali juga menjadi pusat gempa berkekuatan hampir mencapai 7 dan menghancurkan beberapa rumah warga pada saat malam hari
0 117
Jawa Timur & Bali diguncang gempa bumi
Setelah Sulteng, Jawa Timur & Bali juga menjadi pusat gempa bumi berkekuatan hampir mencapai 7 dan menghancurkan beberapa rumah warga pada saat malam hari

(Jakarta) wahdahjakarta.com- Gempa bumi dengan kekuatan 6,4 mengguncang wilayah Jawa Timur dan Bali pada Kamis (11/10/2018) dini hari. Badan Metereologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan , episenter gempabumi terletak pada koordinat 7,47 LS dan 114,43 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 55 km arah timur laut Kota Situbondo, Kabupaten Situbondo, Propinsi Jawa Timur pada kedalaman 12 km. Gempa tidak berpotensi tsunami.
Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho melalui keterangan tertulis , Kamis (11/10/2018) pagi menyampaikan bahwa sementara korban gempa adalah tiga orang meninggal dunia dan sejumlah rumah mengalami kerusakan.
“Posko BNPB telah mengkonfirmasi dampak gempa ke BPBD Provinsi Jawa Timur. Data sementara dampak gempa dilaporkan 3 orang meninggal dunia dan beberapa rumah mengalami kerusakan. Daerah yang
terparah adalah di Kecamatan Gayam Kabupaten Semenep Jawa Timur”, jelas Sutopo dalam keterangan tertulis yang diterima wahdahjakarta.com.

Dinding salah satu rumah warga Jawa Timur yang terkena dampak gempa bumi tadi malam.

Selain itu beberapa rumah mengalami kerusakan. BPBD Provinsi Jawa Timur dan BPBD Kabupaten Sumenep masih melakukan pendataan. Kerusakan 25 rumah terdapat di:
– rumah rusak di desa Jambuir, Kec. Gayam Kepulauan sapudi- Sumenep
– rumah rusak di Kopedi Kec.Bluto – Sumenep
– rumah rusak di Kertasada Kec.Kalianget – Sumenep
– rumah rusak di Nyabakan timur Kec.Batang-Batang – Sumenep
– rumah rusak di Desa Prambanan, Kec. Gayam – Sumenep
– rumah rusak di Desa Pancor Kec. Gayam – Sumenep
– rumah rusak di Desa Nyamplong Kec. Gayam – Sumenep
Selain itu terdapat satu Masjid rusak di Desa Gendang Timur Kec.Sepudi – Sumenep.
Gempa M6,4 yang kemudian telah dimutakhirkan menjadi M6,3 oleh BMKG terasa di seluruh wilayah Jawa Timur meliputi Kabupaten/Kota Situbondo, Jember, Banyuwangi, Lumajang, Kab. Probolinggo, Kota Probolinggo, Bondowoso, Sumenep, Pamekasan, Sampang, Bangkalan, Kab. Pasuruan Kota Pasuruan, Kota Batu, Kota Malang, Kab. Malang, Kab. Blitar, Surabaya, Sidoarjo, Jombang, Kab. Mojokerto, dan Kota Mojokerto.
Guncangan gempa dirasakan cukup kuat oleh masyarakat di Sumenep dan Situbondo selama 2-5 detik. Masyarakat berhamburan keluar rumah. Sedang di daerah lain gempa dirasakan sedang selama 2-5 detik.
“Berdasarkan analisis peta gempa dirasakan, intensitas gempa dirasakan III-IV MMI di Denpasar, III MMI di Karangkates, III MMI di Gianyar, III MMI di Lombok Barat, III MMI di Mataram, III MMI di Pandaan”, terang Sutopto.
“Artinya gempa dirasakan ringan hingga sedang. Secara umum tidak banyak dampak kerusakan akibat gempa”, Pungkasnya.
Sutopo menambahkan, posko BNPB terus memantau perkembangan dampak gempa dan penanganannya. Untuk informasi lebih lanjut silakan hubungi:
1) Kalaksa BPBD Kabupaten Sumenep (Rahman 0812-3530-146).
2) Kalaksa BPBD Provinsi Jawa Timur (Suban, +62811328601).

Tinggalkan komentar Anda dengan kata-kata yang sopan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: