DPW DKI Jakarta dan Depok

Hadits Puasa [9] :Anjuran Berbuka dengan Kurma

Kurma dan air putih
0 388
Anjuran Berbuka dengan Kurma
Kurma dan aAir Putih

Hadits Puasa [9]:Anjuran Berbuka dengan Kurma

wahdahjakarta.com| Salah satu anjuran dan sunnah Nabi dalam berbuka puasa adalah berbuka dengan kurma, sebagaimana dalam hadits berikut;

– وعَنْ سليمان بنِ عامر الضَّبِّيِّ – رضي الله عنه – عن النبيِّ – صلى الله عليه وسلم – قال: “إذا أَفْطَر أَحَدُكُمْ فَلْيُفطِر على تمرٍ، فإن لَم يجدْ فَلْيُفطِر على ماءٍ فإِنّهُ طَهُورٌ” رواهُ الخمسة وصحَّحَه ابن خزيمة وابن حبان والحاكم

Dari Sulaiman bin Amir Adh-Dhabbi radhiyallahu ‘anhu, dari Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam beliau bersabda;

Jika salah seorang diantara kalian berbuka puasa, hendaknya dia berbuka dengan kurma (tamr), jika tidak mendapatkan kurma maka berbuka dengan air karena dia suci”. (HR. Lima perawi hadits dan dishahihkan oleh Ibnu Khuzaimah, Ibnu Hibban, dan Hakim).

Hadits ini merupakan dalil tentang anjuran berbuka dengan kurma dan air putih, karena mengandung air (basah) dan gula (manis). Dalam riwayat Tirmidzi dan Nasai dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu dinyatakan;

“كان رسول الله – صلى الله عليه وسلم – يفطر على رطبات قبل أن يصلي، فإن لم يكن فعلى تمرات فإن لم يكن حسا حسوات من ماء”

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam berbuka dengan beberapa butir kurma basah (ruthab) sebelum menunaikan shalat Maghrib. Jika tidak ada kurma basah (ruthab) beliau berbuka dengan beberapa butir kurma kering (tamar), jika tidak ada maka beliau meminum beberapa teguk air”. (HR. Tirmidzi dan Nasai).

Salah satu hikmanya adalah karena kurma mengandung glukosa dan air yang dapat mengembalikan kebugaran tubuh setelah seharian menahan lapar dan haus. Sehingga orang yang berbuka dengan kurma cepat pulih dari letih seharian.  [sym].

Tinggalkan komentar Anda dengan kata-kata yang sopan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: