DPW DKI Jakarta dan Depok

Ijtima’ Ulama Komisi Fatwa MUI Se-Indonesia Bahas Polemik Kolom Agama dalam KTP

0 157

Ijtima’ Ulama Komisi Fatwa MUI Se-Indonesia Bahas Polemik Kolom Agama dalam KTP

(Banjarbaru) wahdahjakarta.com– Keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang mengabulkan permintaan empat orang yang mengaku sebagai penghayat kepercayaan menjadi salah satu pembahasan dalam Ijtima’ Ulama Komisi Fatwa MUI ke -6 Se-Indonesia.

Dalam pertemuan yang digelar di Pondok Pesantren Al Falah Banjarbaru, salah seorang peserta menegaskan bahwa seharusnya sebelum MK mengambil keputusan tersebut, haruslah diadakan musyawarah terlebih dahulu yang melibatkan ulama-ulama, pihak mendagri, Pimpinan ormas Islam, dan Pimpinan kepercayaan di seluruh Indonesia.

“Membuat KTP baru dan mengganti semua kolom agama dengan kolom kepercayaan itu butuh dana yang besar. Bukan hanya itu, jika ini dibiarkan maka akan muncul beberapa masalah lain yang berkaitan dengan agama,”  ucap salah seorang peserta, Selasa (8/5).

Menurutnya, antara agama dan kepercayaan tidak mungkin bersatu.

“Agama dan kepercayaan itu dua kata yang bertolak belakang. Tidak bisa bersatu. Jika pemerintah mau jangan menggabungkan keduanya,” tambahnya.

Selain itu, lanjut ia, jika dipaksakan maka masyarakat akan bingung sendiri.

“Jika orang kepercayaan itu meninggal dunia, maka bagaimana mengurus jenazahnya. Kan selama ini agamalah yang urus itu semua,”.[ibw/sym]

Tinggalkan komentar Anda dengan kata-kata yang sopan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: