DPW DKI Jakarta dan Depok

Jamaah Shalat Idul Adha Wahdah Islamiyah Doakan Masyarakat Lombok NTB

Jamaah Shalat Idul Adha Wahdah Islamiyah Doakan Masyarakat Lombok NTB
0 146
Jamaah Shalat Idul Adha Wahdah Islamiyah Doakan Masyarakat Lombok NTB
Jamaah Shalat Idul Adha Wahdah Islamiyah Doakan Masyarakat Lombok NTB

Jamaah Shalat Idul Adha Wahdah Islamiyah Doakan Masyarakat Lombok NTB

Makassar (wahdahjakarta.com),- Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Wahdah Islamiyah menggelar shalat idul Adha di lapangan Pemprov, jl. Inspeksi PAM kecamatan Manggala, Makassar, Rabu 21 Agustus 2018. Imam sekaligus khatib ustadz Harman Tajang, Lc. M.HI. membacakan khutbah dengan judul pengorbanan berbuah surga.

Dihadapan ribuan jamaah, dalam khutbahnya ustadz Harman menceritakan teladan pengorbanan orang-orang shaleh terdahulu yang dengannya mereka menuai janji surga dari Allah Ta’ala.

Ustadz Harman juga menggambarkan adanya orang-orang yang berkorban dengan harta dan jiwanya namun pengorbanan justru berbuah neraka.

Ustadz Harman yang merupakan sekretaris Dewan Syariah Wahdah Islamiyah mengajak para jamaah untuk bermuhasabah diri, pengorbanan apa yang telah dipersembahkan untuk mendapatkan surga dari Allah?

Dalam doa penutup khutbahnya ustadz Harman juga mendoakan masyarakat Lombok Nusa Tenggara Barat yang sementara diuji dengan musibah gempa berkali-kali.

“Ya Allah, Kasihanilah saudara-saudara kami di Lombok, yang terkena dampak bumimu yang berguncang, jika itu adalah hukuman atas dosa-dosa maka terimalah tobat kami, jika itu adalah ujian beri mereka kesabaran, basuhlah air mata kesedihan mereka, angkatlah bencana dan malapetaka yang menyelimuti mereka, gantikanlah ketakutan mereka dengan rasa aman, kedinginan mereka di tempat-tempat pengungsian dengan kehangatan, kelaparan dengan rasa kenyang, air mata dengan senyum bahagia. Ampuni yang telah menjadi korban, terima mereka sebagai syahid disisiMu, dan berilah kesabaran bagi keluarga yang ditinggalkan.” Pinta ustadz Harman dalam doanya.

Jamaah tampak khusyuk mengamin doa-doa yang dilafalkan khatib.

Seusai rangkaian shalat idul Adha, tampak jamaah dan panitia bekerjasama membersihkan lapangan pemprov dari sampah koran bekas, gelas air kemasan. Ini adalah implementasi dari jargon kebersihan dari Wahdah Islamiyah “Lisa Dara Apik” (Lihat sampah ambil, tidak rapi, rapikan!”).

Lapangan pemprov pun kembali bersih seperti sediakala.[]

Tinggalkan komentar Anda dengan kata-kata yang sopan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: