DPW DKI Jakarta dan Depok

Jangan Lewatkan, Peluang Lailatul Qadar di Malam ke.25

0 197

Oleh : Ustadz Samsul Basri

Lailatul qadar atau malam yang mulia penuh keberkahan, akan turun di sepuluh hari terakhir ramadhan, karena Nabi shallallahu ‘alaihi wa  sallam telah menyabdakan demikian, dalam haditsnya,

تحروا ليلة القدر في الوتر من العشر الأواخر من رمضان

Carilah lailatul Qadar di malam-malam ganjil di sepuluh hari terakhir ramadhan. (HR. Bukhari. No. 2017)

Dan ternyata yang lebih dekat lagi, adalah di malam-malam ganjil di tujuh hari terakhir ramadhan. Yaitu malam ke 25, 27 dan 29. Hal ini didasarkan dari hadits Ibnu Umar radhiyallahu ‘anhu bahwasanya sahabat-sahabat Nabi shallaahu ‘alaihi wasallam diperlihatkan dalam tidur mereka atau mereka bermimpi menyaksikan lailatul qadar yang turun di tujuh hari terakhir Ramadhan. Ketika mereka menceritakan mimpi mereka kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda,

إِنِّي أَرَى رُؤْيَاكُمْ قَدْ تَوَاطَأَتْ فِي السَّبْعِ الأَوَاخِرِ ، فَمَنْ كَانَ مُتَحَرِّيهَا فَلْيَتَحَرَّاهَا فِي السَّبْعِ الأَوَاخِرِ

“Sungguh aku memandang bahwa mimpi kalian tentang Lailatul Qadar tepat terjadi pada tujuh malam terakhir, maka siapa yang mau mendekatkan diri kepada Allah dengan mencarinya, lakukanlah pada tujuh malam terakhir”., (HR. Bukhari: 1876)

 

Dalam sahih Muslim, terdapat penegasan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam untuk tidak mengebaikan 7 hari terakhir ramadhan,

التمسوها في العشر الأواخر ، فإن ضعف أحدكم أو عجز فلا يُغلبن على السبع البواقي

“Carilah lailatul qadar pada sepuluh terakhir (Ramadhan), jika salah seorang dari kalian lemah atau tidak kuat (di malam ke 21, 22, 23, 24), maka jangan sampai terlewatkan tujuh malam terakhir.“, (HR. Muslim: 1989)

Saudarakufillah para pencinta dan pemburu kebaikan, insyaallah malam ini adalah malam ke 25, salahsatu malam ganjil di 7 hari terakhir Ramadhan, malam yang berpeluang turun lailatul qadar. Semoga Allah memberikan taufik, kekuatan dan kemudahan menggapai banyaknya amal shalih di malam ahad ini.

Ya Allah, Karuniakanlah untuk kami keberkahan dan kemuliaan lailatul qadar. Dan ampunkanlah untuk kami dosa-dosa kami.Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbu al-‘afwa fa’fuannaa” []

Tinggalkan komentar Anda dengan kata-kata yang sopan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: