DPW DKI Jakarta dan Depok

JK: Penyebaran Tabloid Indonesia Barokah ke Masjid Langgar Aturan

0 175

(Jakarta) wahdahajakarta.com -, Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI) Muhammad Jusuf Kalla (JK) memandang pengiriman dan penyebaran tabloid “Indoesia Barokah” melanggar aturan. Oleh karena itu ia memerintahkan kepada seluruh pengurus masjid yang telah menerima tabloid penyebar hoax itu untuk segera dibakar.

“Ya karena itu melanggar aturan, apalagi mengirim ke masjid, saya harap jangan dikirim ke masjid. Semua masjid-masjid (yang menerima) itu dibakarlah, siapa yang terima itu,” kata Wakil Presiden Jusuf Kalla ini usai menghadiri Penganugerahan Tanda Kehormatan Satyalancana kepada pedonor darah sukarela di Hotel Grand Sahid Jaya Jakarta, Sabtu (26/01/2019) kutip Antaranews.com.

JK juga telah memerintahkan kepada jajaran pengurus DMI di daerah untuk mengimbau kepada masjid-masjid supaya tidak mendistribusikan tabloid “Indonesia Barokah” kepada masyarakat.

JK meminta supaya masjid dan rumah-rumah ibadah lain tidak dijadikan tempat untuk membuat dan menyebarkan kabar bohong, sehingga dapat memecah belah persatuan umat.

Tabloid “Indonesia Barokah” penyebar hoax dan fitnah

“Jangan masjid jadi tempat bikin hoax–hoax, macam-macam itu; (masyarakat) jangan diadu. Kita sudah perintahkan DMI untuk kasih tahu bahwa jangan masjid menerima (tabloid) itu, karena berbahaya,” tambahnya.

Wapres memperingatkan kepada seluruh pelaku di balik pemunculan tabloid “Indonesia Barokah” atau penerbit media penyebar hoax bahwa ada hukum yang berlaku menindak penyebarluasan kabar bohong.

“Jangan seperti Obor Rakyat zaman dulu (Pilpres 2014). Itu kan masuk penjara, dihukum kan,” ujarnya.

Seperti diberitakan, ribuan eksemplar tabloid “Indonesia Barokah” ditemukan di sejumlah masjid di daerah, antara lain, di Solo, Yogyakarta, Purwokerto, dan Karawang.

Tabloid “Indonesia Barokah” memuat informasi yang dinilai menyudutkan pasangan Prabowo-Sandiaga dan digunakan sebagai alat kampanye hitam untuk menyerang pasangan tersebut. []

Sumber: Hidayatullah.com

Tinggalkan komentar Anda dengan kata-kata yang sopan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: