Kajian Offline Perdana, Muslimah Wahdah Sumbar Datangkan 100 Peserta Dalam Semarak Dzulhijjah 2022

0 40

(Padang) Wahdahjakarta.com – Muslimah Wahdah Islamiyah Wilayah Sumatera Barat berhasil mendatangkan sekitar 100 orang jemaah baik dari kalangan laki-laki maupun perempuan dalam Kajian Akbar Semarak Dzulhijjah yang digelar di Masjid Ikhwanul Muslimin, Kelurahan Air Tawar Bara, Kecamatan Padang Utara, Kota Padang.

 

Acara yang dihelat pada 26 Juni 2022 tersebut mengusung tajuk “Meraih Puncak Keimanan Dalam Manisnya Pengorbanan” dan diisi oleh pemateri utama ustadz Jumaldi Akmal, yang merupakan seorang Da’i kondang asal Kota Pariaman alumni Sekolah Tinggi Islam dan Bahasa Arab (STIBA) Ar Raayah Sukabumi.

 

Kajian akbar ini termasuk kajian yang pertama kali dilaksanakan oleh Muslimah setelah dibentuk kepengurusan yang tetap berdasarkan Surat Keputusan dari Muslimah Wahdah Pusat pada pertengahan 2021 lalu.

 

“Alhamdulillah mewakili MWW merasa sangat bersyukur karena acara semarak zulhijjah berjalan lancar, dan perdana di adakan secara offline di Sumbar”, ujar Ketua Muslimah Wahdah Islamiyah Sumatera Barat, Nanda Afriani.

 

Alumni Sekolah Tinggi Islam dan Bahasa Arab (STIBA) Makassar tersebut menyebut, kegiatan ini awalnya hendak dilaksanakan secara online karena akan lebih mudah apalagi jika dapat digabungkan dengan pengurusan muslimah wilayah lain di Sumatera Barat, namun kenyataannya sebagian besar pengurus muslimah wahdah yang ada di wilayah Sumatera lebih cenderung melaksanakan kegiatan secara offline.

 

“Awalnya kami mau mengadakan acara tersebut secara online dengan cara brgabung dengan MWW yg ada di Sumatera, dengan harapan banyak peserta hadir jika acara digabung dengan MWW lain. Qaddarallah banyak MWW yang mengadakan secara offline. Maka kami mengambil keputusan untuk melaksanakan semarak zulhijjah secara offline dg bantuan DPW, DPD, dan Departemen Medikom DPW Sumatera Barat dengan harapan DPW dan DPD mampu juga menghadirkan jamaah-jamaahnya ke acara tersebut.” jelas kader muslimah asal Kabupaten Agam tersebut.

 

Nanda menjelaskan, pada awalnya para kader muslimah juga belum yakin akan melaksanakan kegiatan ini secara offline, namun berkat bantuan dari para pengurus di tingkat lain seperti Dewan Pengurus Wilayah dan Daerah, acara tetap bisa terlaksana dengan baik dan matang.

 

“Awalnya MWW kurang yakin untuk melaksanakannya secara offline karena waktu yang sudah tersisa 1 pekan, tapi alhamdulillah dengan bantuan DPW ,Medikom, serta pengurus yang kompak untuk persiapan, acara ini berjalan dengan lancar dan persiapan yang matang.” tutur Nanda.

Leave A Reply

Your email address will not be published.