DPW DKI Jakarta dan Depok

Kesan Positif Peserta Terhadap Terselenggaranya Diklat Tilawati

0 90

WAHDAHJAKARTA.COM, DEPOK–Departemen Pendidikan DPD Wahdah Islamiyah Depok baru saja selesai mengadakan Pelatihan Metode Tilawati Untuk Pengajar Qur’an pada Ahad (22/8/2021). Pelatihan atau diklat yang berlangsung 2 hari (21-22 Agustus) diadakan secara offline di tengah PPKM yang sedang berlangsung dengan menerapkan protkes yang ketat. Peserta yang hadir dibatasi hanya sampai 15 orang.

Diadakannya diklat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan mengajar bagi pengajar-pengajar Quran pada umumnya dan khususnya bagi pengajar-pengajar Quran yang berdomisili di kawasan Depok . Peserta yang hadir selama 2 hari acara ini umumnya berasal dari Beji dan Cimanggis, ada yang berprofesi sebagai pengajar Dirosa, Guru SDIT, TKIT Izzati, dan guru SDQu WI Depok.

Pemateri pada diklat ini yaitu Tim Tilawati Depok yang terdri dari Ustadz Ibnu, Ustadz Mastur, dan Ustadzah Sholihah. Materi yang disampaikan pada dikat ini berkaitan tentang penerapan metode Tilawati yang akan digunakan oleh pengajar Quran nantinya dalam mengajar.

Tim WIZ (Wahdah Inspirasi Zakat) Jakarta yang memantau dan ikut mendukung mensukseskan acara ini merangkum setidaknya ada 4 point utama yang disampaikan oleh pemateri. Pertama, kurikulum dan strategi pembelajaran lengkap untuk penyelenggaraan lembaga pendidikan Qur’an. Kedua, guru sebagai pelaksana pendidikan membutuhkan skill mengajar dengan Metode Tilawati yang cocok bagi semua kalangan. Ketiga, pemberian syahadah yang ketat bagi pengajar Tilawati. Keempat, support sistem bagi lembaga Pendidikan Wahdah Islamiyah yang menyelenggarakan Metode Tilawati.

Meskipun acara terselenggara di tengah PPKM, semuanya berjalan lancar dan aman. Semua pihak yang terkait ikut mensukseskan acara ini baik itu pembina, panitia, peserta, dan sponsor.

Banyak testimoni-testimoni dan pesan-pesan dari peserta terhadap jalannya acara ini. Di antaranya dari Guru SDQU Wahdah Islamiyah Depok, Musabbihah terkesan dengan acara ini. “Seru, dapat ilmu baru, bisa berlatih nada rost, meskipun belum bisa menggunakannya,” ungkapnya.

“Alhamdulillah, sangat senang, dapat banyak ilmu baru, terutama terkait lagu rost,” ucap Iham yang merupakan utusan pribadi.

“Alhamdulillah, seru, menyenangkan, banyak ilmu baru yang didapat, plus deg-degan saat tes,” pungkas Leny yang merupakan utusan dari Muslimah Wahdah Depok, Ahad (22/8). [rsp]

Tinggalkan komentar Anda dengan kata-kata yang sopan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: