DPW DKI Jakarta dan Depok

Keutamaan Bulan Ramadhan [5]:  Pada Bulan Ini Doa Mustajab

0 195

Keutamaan Bulan Ramadhan [5]:  Pada Bulan Ini Doa Mustajab

wahdahjakarta.com| Selain disebut sebagai syahrul Qur’an, syahrus Shiyam, bulan Ramadhan disebut pula sebagai syahrud Du’a. Pada bulan ini do’a orang-orang beriman mustajab di sisi Allah. Salah satu dalilnya adalah posisi ayat tentang do’a yang terletak dalam rangkaian ayat-ayat tentang puasa, yakni surah al-Baqarah ayat 186:

وَإِذَا سَأَلَكَ عِبَادِي عَنِّي فَإِنِّي قَرِيبٌ ۖ أُجِيبُ دَعْوَةَ الدَّاعِ إِذَا دَعَانِ ۖ فَلْيَسْتَجِيبُوا لِي وَلْيُؤْمِنُوا بِي لَعَلَّهُمْ يَرْشُدُونَ [٢:١٨٦

Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah-Ku) dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran. (Qs. Al-Baqarah:186).

Dua ayat sebelum ayat diatas (183-185) berbicara tentang puasa Ramadhan. Demikian pula ayat setelahnya (187). Menurut para ulama Tafsir, hal itu menunjukan adanya keterkaitan yang sangat erat antara do’a dan Ramadhan. Dimana salah satu amalan utama pada bulan ini adalah do’a. Do’a pada bulan ini sangat mustajab, sebagaimana diterangkan dalam hadits yang diriwayatkan Imam Ahmad  dari Jabir Radhiyallahu ‘anhu dengan sanad yang jayyid bahwa Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wa salam bersabda: ”Setiap muslim memiliki do’a yang mustajabah (yaitu) do’a yang ia panjatkan pada bulan Ramadhan.

Dan ada pula beberapa hadits lain yang menerangkan bahwa do’a tersebut adalah do’a pada saat berbuka puasa. Maka hendaknya seorang hamba bersungguh-sungguh menundukan diri kepada Allah saat berbuka dengan segala bentuk do’a.

Tinggalkan komentar Anda dengan kata-kata yang sopan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: