Khutbah Jum’at – Pekan AlQuds dan Bela Palestina

0 184

Rekomendasi Khutbah Jum’at

24 Rajab 1443 H/25 Feb 2022 M

#alqudsweek #alqudsglobalweek

Garis besar isi:

–           Keutamaan Alquds atau Baitul Maqdis dan peristiwa Isra’ wal Mi’raj

–           Kondisi Alquds di bawah penjajahan dan penderitaan penduduk Palestina

–           Bahaya “normalisasi” dengan penjajah

–           Langkah kongkret bela Alquds dan Alaqsa

 

Khutbah I:

بسم الله الرحمن الرحيم

الحمد لله رب العالمين، نحمده ونستغفره ونستهديه، ونعوذ بالله من شرور أعمالنا وسيئات أعمارنا، من يهده الله فلا مضل له، ومن يضلل فلا هادي له، ولا قوة إلا بالله

 

((الحمد لله معزُّ الإسلام بنصرهِ، مذلُّ الشرك بقهرهِ، ومصرِّفُ الأمور بأمرهِ،

ومُديمُ النعم بشكرهِ، ومُستدرجُ الكفار بِمكرهِ، وجعلَ العاقبة للمتقين بفضلهِ،

وأفاءَ على عباده من ظلهِ، وأظهر دينه على الدين كلهِ)) وبعد

 

Pada hari-hari penuh berkah bulan Rajab seperti ini, dengan segala puji bagi Allah, dengan kalimat inilah al-Qadhi al-Fadhil membuka khutbah Jumatnya yang tertulis dengan pena emas sejarah. Khutbah Jumat pertama di Masjidil Aqsa pasca pembebasan. Hari itu merupakan Jumat pertama setelah Panglima Shalahuddin Alayyubi membebaskannya dari penjajahan kaum Salib. Penjajahan yang sebelumnya telah melarang Azan dan Shalat di Baitul Maqdis. Larangan yang berangsung selama 91 tahun di era penjajahan kaum Salib. Penjajahan yang disertai pembunuhan kaum Muslimin yang berjumlah lebih dari 70 ribu jiwa. Periode sejarah yang merekam genosida paling mengerikan dalam sejarah kemanusiaan.

 

Kaum Muslimin yang semoga dimuliakan Allah,

Allah SWT. berfirman:

((سُبْحَانَ الَّذِي أَسْرَىٰ بِعَبْدِهِ لَيْلًا مِّنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ إِلَى الْمَسْجِدِ الْأَقْصَى الَّذِي بَارَكْنَا حَوْلَهُ لِنُرِيَهُ مِنْ آيَاتِنَا ۚ إِنَّهُ هُوَ السَّمِيعُ الْبَصِيرُ))

“Maha Suci Allah, yang telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian dari tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia adalah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.”

Malam Isra’ dan Mi’raj adalah satu malam yang agung, bahkan malam yang teragung dalam sejarah. Di sanalah Allah Ta’ala menghubungkan Masjidil Haram dan Masjidil Aqsa. Di malam itu pula, masjid itu menjadi mulia dengan kedatangan penduduk langit yang termulia, yaitu Malaikat Jibril AS. yang bertemu dengan penduduk bumi termulia yaitu Nabi Muhammad SAW. Masjidil Aqsa menjadi mulia ketika Rabbul ‘alamin menyebut namanya dengan sebutan ini. Masjidil Aqsa juga menjadi mulia karena dipilih oleh Rabb semesta alam untuk menjadi tempat berkumpulnya orang-orang terbaik di antara makhluknya, yaitu para Nabi dan Rasul. Mereka berkumpul untuk menyambut Baginda Rasulullah  Muhammad SAW. Mereka serahkan amanah negeri ini, Alaqsa; kepada manusia terbaik yang sekaligus penutup para Nabi, yaitu Muhammad SAW.

 

Kaum Muslimin yang semoga dimuliakan Allah,

Pada hari ini, Baitul Maqdis dijajah oleh sekelompok manusia durjana, Zionis Yahudi. Sejak 55 tahun lalu, Baitul Maqdis menderita dan merintih. Politik Yahudisasi terhadap Masjidil Aqsa telah penjajah lancarkan sejak mereka menduduki daerah ini. Menyerobot masuk Masjidil Aqsa menjadi pemandangan harian di Baitul Maqdis. Adapun penduduk sipil, penderitaan mereka tidak kalah beratnya: pembunuhan, penangkapan, perundungan,  perobohan rumah, larangan mendekati Masjid, serta ribuan aturan sipil yang diskriminatif.

Padahal, Rasulullah SAW. bersabda,

((لَا تُشَدُّ الرِّحَالُ إلَّا إلى ثَلَاثَةِ مَسَاجِدَ: المَسْجِدِ الحَرَامِ، ومَسْجِدِ الرَّسُولِ صَلَّى اللهُ عليه وسلَّمَ، ومَسْجِدِ الأقْصَى))

“Janganlah suatu perjalanan diadakan, kecuali ke salah satu dari tiga masjid berikut, Masjidil Haram, masjid Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dan Masjidil Aqsha.”  (HR. Bukhari)

 

Kaum Muslim yang semoga dimuliakan Allah,

Lantas, kapan kita bisa berkunjung ke Masjidil Aqsa sambil membebaskannya dari penjajahan Zionis? Masuk masjid sambil membaca tahlil dan takbir pembebasa. Kapan kita akan mencontoh Rasululullah SAW.? Kapan kita akan mengikuti Umar al-Faruq, Abu Ubaidah bin Jarrah, Khalid bin Walid, Bilal bin Rabah, Abdurrahman bin ‘Auf dan Sahabat-sahabat lainnya yang telah berjuang membebaskan Alquds?

Ya Allah, jadikanlah kami sebagai tentara pembebasan Alaqsa agar Kembali menjadi milik kaum Muslimin. Allahumma aamiin.

 

Kaum Muslimin yang dicintai Rasulullah,

Saudara-saudara kita di lembaga-lembaga ulama maupun non-profit melancarkan gerakan Alquds Global Week di akhir bulan Rajab yang penuh kebaikan ini. Tujuannya, untuk mengobarkan kerinduan ummat ini terhadap negeri Isra’ wal Mi’raj Nabi kita. Negeri yang ironisnya sampai sekarang masih terjajah. Yang menambah miris lagi, tindakan sebagian negara Arab dan selain Arab yang melakukan “normalisasi” hubungan dengan Israel, Zionis penjajah.

Oleh karena itu, setiap Muslim wajib mengikuti informasi terkait Alquds dan Masjidil Aqsa. Karena isu Alquds dan Masjidil Aqsa merupakan inti tantangan kaum Muslim kontemporer dan poros konflik antara iman dan kufur.

Kewajiban setiap Muslim pula untuk mendidik generasi kita agar tumbuh dengan cinta terhadap pembebasan Alquds dan Masjidil Aqsa.

Marilah kita senantiasa berdoa buat keselamatan saudara-saudara kita, para penduduk Palestina yang terjajah itu. Agar mereka senantiasa tegar dan segera mendapat pertolongan.

Kewajiban kita yang lain adalah jihad dengan harta. Maka marilah kita bantu dengan infaq lewat lembaga-lembaga terpercaya yang bisa mengirimkan bantuan sampai ke Palestina dan Alquds. Karena penjajahan dan proyek Yahudisasi tidak bisa dilawan kecuali dengan gerakan balik untuk menjaga keteguhan penduduk Palestina.

اللهم فرِّج عن أمتنا في كل أوطاننا، اللهم فرِّج عن أسرانا ومسرانا، اللهم صل وسلم وبارك على سيدنا وحبيبنا محمد صلى الله عليه وسلم أقول قولي هذا واستغفر الله فاستغفروه إنه هو الغفور الرحيم.

 

Khutbah II

الحمد لله رب العالمين، الرحمن الرحيم، مالك يوم الدين، ناصر المؤمنين، ومعزُ المتقين وأُصلي وأُسلم على قائدنا يوم الدين إلى رضوان رب العالمين سيدنا محمد وعلى آله وصحبه أجمعين، اللهم آمين

عباد الله :

 

Jamaah sekalian yang semoga dimuliakan oleh Allah,

قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: ((لا تَزالُ طائفةٌ مِن أُمَّتي على الدِّينِ ظاهرينَ لعَدوِّهم قاهرينَ، لا يَضُرُّهم مَن خالَفَهم، إلَّا ما أصابَهم مِن لَأواءَ حتى يَأتيَهم أمْرُ اللهِ وهم كذلك، قالوا: يا رسولَ اللهِ، وأين هم؟ قال: ببَيتِ المَقدِسِ وأكنافِ بَيتِ المَقدِسِ.((

Rasulullah saw. bersabda: “Akan ada sekelompok umatku yang memegang teguh agamanya mengalahkan musuh-musuh mereka, orang yang menentang mereka tidak akan membahayakan untuk mereka hingga datang kehendak Allah dan mereka sama sekali tidak berubah. Mereka berkata, ‘Di mana mereka, ya Rasulallah?’  Beliau menjawab, ‘Di Baitul Maqdis dan sekitarnya.” (HR. Ahmad )

 

Jamaah Jumat yang semoga dimuliakan Allah,

Sesungguhnya sosok Maqdisi atau penduduk Baitul Maqdis sejati adalah siapa pun yang di dalam hatinya “hidup” Alquds. Alquds mengisi hati dan perasaannya walaupun dia terpaksa hidup di luar batas geografis Alquds. Wahai saudaraku, jadilah engkau Maqdisi sejati dengan menolong Alquds dan Masjidil Aqsa. Libatkan dirimu serta berikanlah waktumu dan kesungguhanmu untuk bela Alquds dan Masjidil Aqsa. Karena saudara seiman kalian di sana sedang berjuang dengan darah serta ruh mereka untuk Alquds. Jika dirimu tak bisa tinggal di Baitul Maqdis, maka jangan halangi dirimu untuk hidup di sisi Baitul Maqdis dengan menolongnya. Ingatlah, Ta’ifah Manshurah atau golongan yang ditolong dari kalangan ummat Muhammad SAW. adalah yang berada di Baitul Maqdis dan juga di sisinya.

Sesungguhnya ini adalah kesempatan yang mulia dan langka. Kesempatan bagi mereka yang mencintai Alquds dan Masjidil Aqsa yang penuh berkah.

Sesungguhnya momentum Isra’ dan Mi’raj adalah kesempatan bagi setiap pegiat, ulama, guru, murabbi, profesional, influencer, dan bagi siapa pun. Ini adalah kesempatan bagi kita semua untuk menyuarakan satu kalimat yang jelas: bahwa kita adalah orang-orang yang cinta Masjidil Aqsa yang penuh berkah. Kita mengenang Isra’ dan Mi’raj karena mencontoh para Nabi dan Rasul yang berkumpul dalam cinta kepada Alquds dan Masdijil Aqsa al-Mubarak.

 

عباد الله :

 

إن الله أمركم بثلاث ونهاكم عن ثلاث، امركم: بالعدل والإحسان وإيتاء ذي القربى، وينهى عن الفحشاء والمنكر والبغي… موعظة من الله، والله عليم حكيم

 

قال تعالى: ((إِنَّ ٱللَّهَ وَمَلَٰآئِكَتَهُۥ يُصَلُّونَ عَلَى ٱلنَّبِىِّ ۚ يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ صَلُّواْ عَلَيْهِ وَسَلِّمُواْ تَسْلِيمًا)) اللهم صلي على محمد وعلى آل محمد كما صليت على إبراهيم وعلى آل إبراهيم، اللهم بارك على محمد وعلى آل محمد كما باركت على إبراهيم وآل إبراهيم، في العالمين إنك حميد مجيد.

Leave A Reply

Your email address will not be published.