DPW DKI Jakarta dan Depok

Kiat Praktis  Mengkhatamkan Al-Qur’an Pada Bulan Ramadhan

Kiat Praktis Mengkhatamkan Al-Qur'an Pada bulan Ramadhan
1 969
Kiat Praktis Mengkhatamkan Al-Qur'an Pada bulan Ramadhan
Kiat Praktis Mengkhatamkan Al-Qur’an Pada bulan Ramadhan
Utsman bin Affan radhiyallahu ‘anhu mengkhatamkan Al-Qur’an pada bulan Ramadhan setiap hari pada bulan Ramadhan. Imam Qatadah mengkhatamkan Al-Qur’an setiap tujuh hari di luar bulan Ramadhan. Sedangkan pada bulan Ramadhan beliau mengkhatamkan setiap tiga hari. Dan pada sepuluh malam terakhir beliau mengkhatamkan setiap malam.  Bahkan Imam Syafi’i mengkhatamkan Al-Qur’an enam puluh kali pada bulan Ramadhan.

Wahdahjakarta.com| Ramadhan adalan bulan Al-Qur’an (Syahrul Qur’an). Karena Al-Qur’an diturunkan pada bulan Ramadhan, sebagaimana firman Allah –Subhanahu wa Ta’ala– dalam surat Al-Baqarah ayat 185;

شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِي أُنْزِلَ فِيهِ الْقُرْآنُ هُدًى لِلنَّاسِ وَبَيِّنَاتٍ مِنَ الْهُدَىٰ وَالْفُرْقَانِ

 “Bulan Ramadhan yang di dalamnya –mulai- diturunkannya Al-Quran sebagai petunjuk bagi manusia dan keterangan-keterangan yang nyata yang menunjuk kepada kebenaran, yang membedakan antara yang haq dan yang bathil.” (QS Al-Baqarah: 185).

Oleh karena itu salah satu amalan yang dianjurkan  pada bulan Qur’an ini adalah membaca dan mengkhatamkan Al-Qur’an. Orang-orang shaleh terdahulu menjadikan tilawah Al-Qur’an sebagai amal yang paling mereka prioritaskan pada bulan Ramadhan setelah shiyam (puasa) dan qiyam (shalat tarawih). Mereka mengkhatamkan Al-Qur’an lebih dari sekali. Ada yang khatam setiap tujuh hari , setiap lima hari, setiap tiga hari, bahkan setiap hari.

Utsman bin Affan radhiyallahu ‘anhu mengkhatamkan Al-Qur’an pada bulan Ramadhan setiap hari pada bulan Ramadhan. Imam Qatadah mengkhatamkan Al-Qur’an setiap tujuh hari di luar bulan Ramadhan. Sedangkan pada bulan Ramadhan beliau mengkhatamkan setiap tiga hari. Dan pada sepuluh malam terakhir beliau mengkhatamkan setiap malam. Sementara Al-Aswad setiap dua hari sekali mengkhatamkan Al-Qur’an. Bahkan Imam Syafi’i mengkhatamkan Al-Qur’an enam puluh kali pada bulan Ramadhan.

Hal ini (mengkhatamkan Al-Qur’an pada bulan Ramadhan) juga telah menjadi tradisi orang-orang shaleh sepanjang zaman, sampai hari ini.

Sepintas mengkhatamkan Al-Qur’an berkali kali merupakan sesuatu yang berat. Namun jika ada kemauan dan tekad yang kuat serta pengaturan jadwal dan manajemen waktu yang rapi hal itu bukan sesuatu yang berat. Misalnya jika ingin mengkatamkan tiga kali selama Ramadhan berarti setiap sepuluh hari. Untuk mencapai target tersebut, maka setiap hari membaca tiga juz. Untuk memudahkan dan terasa lebih ringan maka target diturunkan kepada setiap waktu shalat. Misalmnya setiap waktu shalat (sebelum dan setelahnya) membaca 6 lembar atau 12 halaman.

Berikut ini contoh sederhana pengaturan waktu setiap hari yang disertai rincian target setiap waktu shalat.

Untuk satu kali khatam

  1. Shalat Subuh 2 lembar
  2. Shalat Zhuhur 2 lembar
  3. Shalat ‘Ashar 2 lembar
  4. Shalat Maghrib 2 lembar
  5. Shalat ‘Isya 2 lembar

Untuk dua kali khatam

  1. Shalat Subuh 4 lembar
  2. Shalat Zhuhur 4 lembar
  3. Shalat ‘Ashar 4 lembar
  4. Shalat Maghrib 4 lembar
  5. Shalat ‘Isya 4 lembar

✔ Untuk tiga kali khatam 

  1. Shalat Subuh 6 lembar
  2. Shalat Zhuhur 6 lembar
  3. Shalat ‘Ashar 6 lembar
  4. Shalat Maghrib 6 lembar
  5. Shalat ‘Isya 6 lembar

Selama mencoba, semoga meraih predikat sebagai Ahlul Qur’an.  [sym].

1 Comment
  1. rahmadid says

    Izin beri info. Alhamdulillah, sudah ada aplikasinya utk membantu khatam alquran, namanya Target Khatam. Bisa android & ios. Silakan lihat di sini:
    Android: https://play.google.com/store/apps/details?id=com.rahmadid.khatam
    iOS: https://itunes.apple.com/us/app/target-khatam/id1460511687
    #targetkhatam

Tinggalkan komentar Anda dengan kata-kata yang sopan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: