DPW DKI Jakarta dan Depok

Korban Banjir Nanggun dan Sukajaya Bogor Butuhkan Bantuan Makanan Segera!

Relawan
0 192
Relawan LAZNAS Wahdah di salah satu titik banjir Kecamatan Sukajaya Bogor, Jum’at (03/01/2020)

(Bogor) Wahdahjakarta.com — Warga terdampak banjir di Kecamatan Nanggun dan Sukajaya Kabupaten Bogor, Jawa Barat membutuhkan bantuan berupa sembako. Meski relawan LAZNAS Wahdah telah ramai-ramai mendistribusikan bantuan bersama aparat pemerintah dan sejumlah NGO, dari hasil wawancara antara Hamka, relawan LAZNAS Wahdah bersama salah seorang warga, ia mengatakan sejak banjir melanda Selasa (1/1/2020), bantuan yang masuk masih sangat kurang, bahkan beberapa RT sama sekali belum tersentuh bantuan.

Hal ini kata Hamka, disebabkan karena beberapa akses jalan ke pemukiman warga putus akibat terjangan banjir.

“Sangat bersyukur karena sudah ada bantuan meski masih minim. Kami berharap, masih ada yang mau masuk,” ujar salah seorang warga yang menjadi korban

Dia mengatakan, saat banjir melanda stok makanan dan peralatan masak hanyut terbawa banjir yang ketinggiannya mencapai setengah rumah mereka. Beberapa tanah berlumpur terlihat menggunung di dalam rumahnya. Hamka juga bercerita, banjir hanya menggulung beberapa rumah di sekitar kompleknya, sementara ada juga rumah yang tidak terlalu parah.

Salah satu rumah terdampak banjir di Kecamatan Nanggun Bogor

“Saat ini makan dibantu dulu sama keluarga-keluarga yang lain atau sama sahabat-sahabat, kita gak punya buat makan,” katanya.

(BACA JUGA: Disapu Banjir Bandang dan Longsor,  Kampung Banar di Nanggung ‘Lenyap’)

“Ya kita harapkan ada bantuan untuk makan, untuk sementara itu yang kita dibutuhkan. Saat banjir barang-barang gak ada yang selamat, TV, kulkas lemari rusak sebagian ada yang hanyut,” katanya. Berdasarkan data yang didapat dari posko bencana Kecamatan Cigudeg, di Desa Bunar sebanyak 159 KK dengan 623 jiwa terdampak banjir akibat Sungai Cidurian yang meluap

Berdasarkan hasil rekapitulasi kejadian banjir oleh Polres Kabupaten Bogor, sekitar 29 titik banjir yang tersebar di 20 Desa dan di 14 Kecamatan. 1 orang hanyut, 122 rumah terendam dan beberapa diantaranya hanyut, dan sekitar 182 jiwa menjadi korban.

Tak hanya banjir, musibah ini juga menyebabkan longsor dimana-mana. Tercatat, 26 titik longsor di 25 Desa yang berada di 16 Kecamatan Kabupaten Bogor yang terdampak. []

Tinggalkan komentar Anda dengan kata-kata yang sopan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: