DPW DKI Jakarta dan Depok

Idris, Korban Gempa yang Bermental Pejuang

0 118
Idris, Korban Gempa dan Liquifaksi yang Bermental Pejuang
Idris, Korban Gempa dan Liquifaksi yang Bermental Pejuang

Wahdahjakarta.com-– Namanya Idris. Biasa disapa Pak Idris.  Di usia yang sudah senja, dia masih harus menyaksikan rumah yang dia tempati selama puluhan tahun di Balaroa Palu tenggelam dalam pusaran Liquifaksi.

Beliau menceritakan, ketika terjadi gempa, perlu waktu sekitar setengah menit untuk bisa membuka pintu rumah dari dalam agar istri dan kedua cucunya bisa keluar rumah. Dan itulah mungkin setengah menit terlama dalam hidupnya. Sementara dinding sudah mulai tenggelam kedalam tanah..

Sesampainya di luar rumah, beliau mengajak istri dan kedua cucunya berlari sejauh mungkin dari lokasi rumah yang beliau lihat sudah masuk dalam pusaran liquifaksi, sampai akhirnya tenggelam nyaris tanpa sisa bersama dengan seluruh barang dan perabot di dalamnya.

Karena celana yang beliau kenakan penuh lumpur, akhirnya beliau pergi ke mesjid Imam Muslim yang tak jauh dari tempat dia mengamankan diri untuk meminta sarung buat sholat.

Sekarang beliau numpang di rumah salah seorang kerabatnya..

Tapi begitulah Iman.. ia bisa membuat orang yang tertimpa musibah menjadi nampak santai-santai saja… Bahkan beliau menceritakan kejadian tenggelamnya rumah beliau sambil sesekali diselingi tawa…

Bukan hanya itu.. Beliau juga meminta kepada panitia agar diberikan “Baju dinas relawan berwarna hijau”

Liquifaksi yg mengerikan itu mungkin telah menenggelamkan rumahnya. Tapi Iman di dadanya membuat dia malu untuk sekedar menjadi penonton..

Walaupun beliau sangat pantas untuk mendapatkan bantuan.

Dia mungkin Korban.. Tapi hatinya adalah Hati Pejuang..

Dengan semangat beginilah Palu akan bangkit…

Tinggalkan komentar Anda dengan kata-kata yang sopan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: