DPW DKI Jakarta dan Depok

Kunci Keberhasilan dalam Pembinaaan di Pondok Pesantren

0 63

Disiplin Dan Tauladan, Kunci Keberhasilan Dalam Pembinaaan di Pondok.

Cibinong, Menjadi seorang pendidik adalah tugas mulia demi memperbaiki masa depan umat ini. Sebuah lembaga pendidikan akan selalu berbanding lurus dengan kualitas pendidiknya. Oleh sebab itu, menjadi seorang pendidik butuh ilmu dan skill khusus yang tidak bisa dicapai secara instan. Butuh waktu, keseriusan, dan totalitas untuk benar-benar bisa menjadi seorang pendidik yang baik.

Dalam mewujudkan hal tersebut diatas, pengelola Pondok SMP SMA Quran Wahdah Islamiyah Cibinong Bogor, mengadakan pelatihan sehari. Dalam satu kegiatan One Day In House Training. Guna membekali para pembina dan seluruh staf dalam meningkatkan skill di bidang pengasuhan dan kedisiplinan, jumat (19/9/2021).

Dormitory Educator Academy (Dea) Institut sebagai satu lembaga diklat yang konsen di bidang pengasuhan. Bekerjasama dengan Kafa Institut dan YPWI yang membawahi lembaga pendidikan formanya berafliasi ke Diknas Kabupaten Bogor dan Propinsi Jawa Barat.
Dua materi yang dihadirkan yaitu Ust. Ibrahim Mandres dan Ust Puguh alias Mrs Poo.

Disiplin menjadi materi pelatihan karena disiplin merupakan pangkal keberhasilan. Sedangkan peran sebagi ayah dipilih menjadi materi pelatihan karena pesantren dan atau sekolah merupakan rumah kedua bagi para santri. Para pengasuh dan guru di pondok merupakan orang tua kedua bagi para santri.

Pimpinan Pondok Dr.Samsuddin mengemukakan kalau pelatihan seperti ini sangat penting dalam meningkatkan kompetensi pendidik di pondok pesantren. “Keberadaan mereka di pondok selama 3-6 tahun merupakan fase penting dalam perjalanan hidup mereka. Fase ini harus mereka lewati dengan arahan dan pembinaan yang baik”, ujarnya.

Disiplin menjadi materi pelatihan karena disiplin merupakan pangkal keberhasilan. Sedangkan peran sebagai ayah dipilih menjadi materi pelatihan karena pesantren dan atau sekolah merupakan rumah kedua bagi para santri. Para pengasuh dan guru di pondok merupakan orang tua kedua bagi para santri.

Keberadaan mereka di pondok selama 3-6 tahun merupakan fase penting dalam perjalanan hidup merka. Fase ini harus mereka lewati dengan arahan dan pembinaan yang baik.

Tinggalkan komentar Anda dengan kata-kata yang sopan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: