DPW DKI Jakarta dan Depok

Lazis Wahdah Salurkan Bantuan Logistik Di Bengkulu Tengah

Relawan Lazis Wahdah
0 113
Relawan Lazis Wahdah

(Karang Tinggi) Wahdahjakarta.com – Memasuki hari ke-lima, bencana banjir dan longsor yang melanda beberapa kabupaten dan kota di provinsi Bengkulu kini masih menyisakan beberapa pekerjaan berat.

Pada hari Selasa (30/4/2019), relawan gabungan masih menyisir daerah sekitar Jembatan di Desa Talang Boseng, Kecamatan Pondok Kelapa, Kabupaten Bengkulu Tengah, yang disinyalir terdapat korban meninggal dunia tersebut, dengan menggunakan peralatan sederhana.

Berdasarkan keterangan dari Relawan LAZIS Wahdah Muhammad Syukri Turusi, dua hari yang lalu, tepatnya pada Minggu (28/04/2019) ditemukan sesosok mayat di bawah jembatan Desa Talang Boseng.

Penemuan mayat itu, lanjut Syukri, kemudian mengarahkan relawan untuk melakukan pencarian korban kembali di tempat yang sama, berasal dari laporan warga setempat, yang menyebutkan mayat yang ditemukan sebelumnya masih berhubungan keluarga dengan dua korban yang masih dicari di lokasi, asal Desa Kertapati Kabupaten Bengkulu Tengah.

“Relawan bersama warga karena terbatas alat harus mencari korban dengan cara tradisional yakni menjajal tanah dengan menggunakan kayu untuk membuka jalur aroma mayat yang kemungkinan merupakan korban jiwa banjir yang terjadi,” ungkap Syukri.

Dia berharap semoga kegiatan pencarian korban lebih diintensifkan lagi oleh Pemerintah dan relawan, mengingat waktu yang semakin bertambah, akan memperburuk kondisi korban meninggal dunia.

 

Relawan Lazis Wahdah

Pada kecamatan yang sama, Relawan LAZIS Wahdah juga menyalurkan bantuan logistik kepada warga yang terdampak, tepatnya di Desa Abu Syakim Kecamatan Pondok Kelapa Kabupaten Bengkulu Tengah.

Bantuan berupa sembako dan makanan siap saji kepada warga, yang diterima langsung oleh Camat Pondok Kelapa Rismawati bersama kordinator posko pengungsian dan Bintara Pembina Desa (BABINSA) setempat.

“Alhamdulillah ada perhatian dari para Relawan sehingga bantuannya disalurkan ke warga kami. Termasuk LAZIS Wahdah, semoga kegiatannya terus berlanjut,” tutur Rismawati. (*rls)

Tinggalkan komentar Anda dengan kata-kata yang sopan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: