Macam-macam Budi Pekerti

0 122

Macam-macam Budi Pekerti

Watak Budi Pekerti atau sering di sebut Akhlak ada dua jenis, yaitu:

Pertama: Jibilly (watak asli).

Rasulullah & pernah bersabda kepada al-Asyajj bin Abdul Qais RA:

يا أشج، إن فيك خصلتين يحبهما الله ورسوله: الحلم والأناة.
“Wahai Asyajj, sesungguhnya pada dirimu ada dua perangai yang dicintai oleh Allah dan Rasul-Nya, yaitu kecerdasan dan ketenangan dalam bersikap.”

Mendengar itu, al-Asyajj pun bertanya, “wahai Rasulullah, apakah kedua perangai tersebut adalah hasil usahaku, atakah Allah yang menjadikannya sebagai watak asliku?
Rasulullah saw. pun menjawab: “Allah-lah yang telah mendjadikan kedua perangai tersebut sebagai watak aslimu” (HR. Ahmad dan Muslim)

Kedua: Muktasab (Akhlak yang diusahakan/diperjuangkan)

Rasulullah saw bersabda:

وَبِبَيْتٍ فِى أَعْلَى الْجَنَّةِ لِمَنْ حَسَّنَ خُلُقَهُ
(Aku memberikan jaminan) rumah di syurga tertinggi bagi orang yang memperindah akhlaknya. (HR. Abu Dawud)

Dalam hadits lain Rasulullah saw bersabda:

وَمَنْ يَتَصَبَّرْ يُصَبِّرْهُ اللهُ
“Siapa yang berusaha sabar, maka Allah akan menjadikannya penyabar” (HR. Al-Bukhari).

Hadis ini menunjukkan bahwa orang yang tadinya pemarah bisa berubah menjadi penyabar jika ia berusaha melatih dirinya untuk itu.

Oleh karenanya, hendaknya seseorang senantiasa berusaha menghiasi dan membiasakan dirinya dengan akhlak yang mulia. Janganlah ia mengatakan, “Saya memang begini orangnya. Tabiat dan watak saya memang seperti ini, bagaimana bisa diubah?”

Saudaraku pembaca, seandainya perangai tidak dapat diubah, watak buruk tidak bisa diperindah, lalu untuk apa Allah dan Rasulullah memotivasi kita untuk berakhlak mulia?! Hal itu tentulah karena setiap orang memiliki peluang untuk mengubah akhlaknya, melatih dan membiasakan dirinya untuk menjadi semakin baik, apabila ia memiliki kesadaran untuk mengubahnya.

Sumber: Syarah Kitabul Jami’

📝الفقير إلى الله
Mursyidin Tamif

Leave A Reply

Your email address will not be published.