DPW DKI Jakarta dan Depok

Mantan Kepala BNN Palu  Beberkan Beberapa Fakta Mengejutkan Soal Gempa Palu

Mantan Kepala BNN Palu  H.Hamzah (mengenakan jas) usai shalat Jum'at
0 148
Mantan Kepala BNN Palu  Beberkan Beberapa Fakta Mengejutkan Soal Gempa Palu
Mantan Kepala BNN Palu  H.Hamzah Ruji (mengenakan jas) usai shalat Jum’at di Masjid An-Na’im Balaroa Palu Barat, Jum’at (12/10/2018). 

 

Mantan Kepala BNN Palu  Beberkan Beberapa Fakta Mengejutkan Soal Gempa Palu

(Palu) Wahdahjakarta.com,-Mantan Kepala BNN Kota Palu, H. Hamzah Ruji yang juga merupakan mubaligh kota Palu membeberkan beberapa fakta menarik soal gempa Sulawesi Tengah (Sulteng).

Selepas  sholat Jumat di Masjid An ‘Naim di Kel. Balaroa, Kec. Palu Barat, kota Palu, H. Hamzah menceritakan beberapa kisah keajaiban gempa Palu yang langsung ia alami bersama dengan keluarganya.

Anak beliau yang bekerja di hotel dekat pantai Talise selamat. Sebab sore itu pak Haji melarang anaknya menghadiri kegiatan berbau syirik yang digelar dia pantai Talise.

“Dua anak saya kerja di sebuah hotel dekat Pantai Talise. Sore itu ia hendak pamit karena harus mengurus kegiatan walikota di pantai tersebut. Saya larang karena itu berbau kesyirikan. Akhirnya anak saya mengalah dan alhamdulillah ia selamat,” ungkapnya kepada relawan, Jumat (12/10).

Tidak hanya itu, beberapa kisah di dalam al-Qur’an juga ia ceritakan seperti kisah Nabi Luth, kisah Nabi Saleh, dan kisah Nabi Nuh.

“Semua kisah itu, adalah pelajaran bagi kita di zaman sekarang. Saya berbicara tauhid, semata-mata untuk mengingatkan semua warga bahwa yang selama ini mereka lakukan adalah tidak benar,” imbuhnya.

“Saya juga punya keluarga. Saya larang ikut kegiatan itu. Namun ternyata ia malah nekad pergi. Beruntung, dia sakit perut dan buru -buru pulang, akhirnya ia selamat,” terangnya kepada relawan yang hadir.

Oleh karena itu ia mengimbau agar masyarakat Palu bisa menjadikan kejadian ini sebagai pelajaran yang nantinya tak akan lagi diulangi oleh generasi selanjutnya.

“Sebab, Allah sangat murka jika ada yang sengaja mempersekutukan-Nya,” jelasnya. []

Tinggalkan komentar Anda dengan kata-kata yang sopan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: