DPW DKI Jakarta dan Depok

Masuk Masjid Saat Khutbah, Haruskah Shalat Tahiyatul Masjid Terlebih Dahulu?

0 368

Masuk Masjid Saat Khutbah, Haruskah Shalat Tahiyatul Masjid Terlebih Dahulu?

Pertanyaan:

Assalaamu’alaikum ustadz,

Ketika kita datang terlambat pada hari Jum’at dimana khatib sementara membaca khutbah apa sebaiknya lansung duduk dan mendengarkan khutbah ataw baiknya shalat sunat dl???mohon penjelasannya. (Usman. D).

Jawaban:

Wa ‘alaikumussalam wa rahmatullahi wa barakatuh

Menurut Madzhab Syafi’i, Ahmad, Ishaq, dan Fuqaha serta Muhadditsin  sebagimana dikutip oleh Imam Nawawi rahimahullah, sunnah hukumnya mengerjakan shalat tahiyatul masjid dan makruh meninggalkannya. Beliau mengatakan;

“Jika seseorang masuk Masjid pada hari Jum’at dan Imam sedang berkhutbah, maka dianjurkan baginya mengerjakan shalat tahiyatul masjid dua raka’at dan makruh hukumnya duduk sebelum shalat dua raka’at dan dianjurkan pula meringankan shalatnya agar setelah shalat dapat mendengarkan khutbah”. (Syarh Shahih Muslim,6/164).

Dalil  dalam masalah ini adalah hadits Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam yang diriwayatkan sahabat Jabir bin Abdillah radhiyallahu ‘anhuma,

جَاءَ رَجُلٌ وَالنَّبِىُّ – صلى الله عليه وسلم – يَخْطُبُ النَّاسَ يَوْمَ الْجُمُعَةِ فَقَالَ « أَصَلَّيْتَ يَا فُلاَنُ » . قَالَ لاَ . قَالَ « قُمْ فَارْكَعْ »

Ada seseorang pria yang datang dan saat itu Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam sedang berkhutbah pada hari Jum’at. Nabi bertanya padanya (di tengah-tengah khutbah), “Apakah engkau sudah shalat wahai fulan?” “Belum”, jawabnya. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam lantas memerintahkan, “Berdirilah, shalatlah.” (HR. Bukhari no. 930)

Dalam riwayat lain disebutkan,

فَصَلِّ رَكْعَتَيْنِ

Lakukanlah shalat dua raka’at.” (HR. Bukhari no. 931)

Imam Bukhari menempatkan hadits tersebut dalam Kitab Shahihnya pada Bab, “Siapa yang datang saat imam sedang berkhutbah, hendaknya dia melakukan shalat dua raka’at ringan”.

Dalam riwayat Muslim disebutkan bahwa pria tersebut bernama Sulaik Al-Ghathafani, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mengatakan kepadanya, “Wahai Sulaik, berdirilah dan shalatlah dua raka’at serta ringankanlah (singkatkanlah) shalatmu”.

Oleh karena itu seseorang yang masuk masjid saat Imam telah memulai khutbah hendaknya tetap menunaikan shalat sunnat tahiyatul masjid. Namun dianjurkan shalatnya dipersingkat dan diperringan dengan tetap menunaikan rukun dan wajibnya serta menjaga kekhusyukan dan thuma’ninah-nya. Sehingga ia segera dapat menyimak khutbah yang sedang berlangsung. Wallahu a’lam. [sym].

Tinggalkan komentar Anda dengan kata-kata yang sopan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: