DPW DKI Jakarta dan Depok

Mengharukan, Gubernur Anies Puji Kebesaran Hati Ibu Elly

Gubernur DKI Anies Baswedan memanggul jenazah alm. Naufal Rosyid, Petugas Kebersihan korban kecelakaan tabrak lari.
0 133
Ibu Elly, ibunda dari Naufal Rosyid, petugas kebersihan korban kecelakaan tabrak lari saat menerima santunan meninggal dunia JKK dari BPJS. Sumber Photo: @Aniesbaswesan

(Jakarta) Wahdahjakarta.com -, Gubernur Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta (DKI Jakarta) Anies Baswedan memuji kebesaran hati Ibu Elly. Ibu Elly merupakan ibu dari Naufal Rosyid, petugas kebersihan pemprov DKI Jakarta yang meninggal dunia setelah menjadi korban tabrak lari saat bekerja.

“Wajahnya jelas dalam duka, tapi imannya memancar lebih jelas. Itulah Ibu Elly, Ibunda Alm Naufal Rosyid. Itulah wajah beliau saat tiba di Balai Kota”, kata Guberbur Anies melalui Fan Page @Aniesbaswedan, Selasa (02/04/2019) siang.

Hari ini, Selasa (02/04/2019) Ibu Elly selaku ahli waris meneriman santunan meninggal dunia JKK dari BPJS di kantor Balaikota.

“Pagi ini santunan senilai 196 juta diserahkan dari BPJS Ketenagakerjaan utk Ibu Elly, sbg ahli waris”, lanjut Anies.

Berikut curhatan Anies selengkapnya;

Badannya Kecil, Hatinya Besar

Wajahnya jelas dalam duka, tapi imannya memancar lebih jelas. Itulah Ibu Elly, Ibunda Alm.Naufal Rosyid. Itulah wajah beliau saat tiba di Balai Kota.

Almarhum Naufal masih bujang, dia tinggal bersama Ibunya dan bekerja untuk ikut menghidupi keluarganya. Ibunya menuturkan bahwa gaji Naufal selalu diserahkan padanya.

Kini Naufal telah pulang ke Yang Maha Abadi. Meskipun sudah berpulang, seakan Naufal masih menitipkan uang untuk ibunya. Pagi ini santunan senilai 196 juta diserahkan dari BPJS Ketenagakerjaan utk Ibu Elly, sbg ahli waris.

Semua pekerja yang bekerja untuk Pemprov DKI Jakarta kami daftarkan di BPJS Ketenagakerjaan. Iuran bulanan dibayarkan oleh Pemprov. Kami ingin semua bisa bekerja dengan tenang. Jika kita memikirkan para pekerja, maka para pekerja bisa menunaikan tugas dengan tenang dan keluarganya bisa tentram terjamin. Kami minta semua badan usaha dan badan pemerintah untuk melindungi tenanga kerjanya dengan jaminan. Khususnya pekerja yang masih berstatus pegawai tidak tetap. Izinkan mereka bekerja dalam rasa tenang.

Pagi ini Ibu Elly menerima titipan uang yang terakhir dari Alm Naufal. Kita tahu, sebesar apapun santunan, ia tak pernah bisa menggantikan seorang anak yang lahir dari rahimnya. Sesantun apapun ucapan pengantar santunan, dia tak pernah bisa menghapus duka di hati seorang ibu.

Kita doakan agar Ibu Elly terus diberikan ketabahan. Saat berpamit, saya sampaikan padanya, “Bu Elly, Insya Allah Alm.Naufal pulang duluan untuk membukakan pintu Jannah bagi Ibunya…“ beliau menatap dengan mata berair, tersenyum dan menjawab lirih sekali… “amin amin ya rabbal alamin…“ #ABW []

Gubernur DKI Anies Baswedan memanggul jenazah alm. Naufal Rosyid, Petugas Kebersihan korban kecelakaan tabrak lari.

Naufal Rosyid (24 thn) adalah petugas kebersihan pemprov DKI yang menjadi korban tabrak lari, (26/03) lalu.  ditemukan terkapar di tepi jalan di bawah jalan layang Pasar Rebo Jakarta Timur. Masih dengan sapu dan seragamnya. Tak sadarkan diri. Pukul 5.30 pagi dia ditemukan oleh kawan kerjanya.

Subuh itu, teman-teman kerjanya sesama petugas kebersihan, melarikan Naufal ke RS Pasar Minggu. Tim dokter bekerja keras, dioperasi karena ada pendarahan di otak. Kondisinya berat.

Ibunya mencintai Naufal, tapi Allah lebih mencintainya. Panggilan pulang ke Rahmatullah yang ia songsong pada Ahad (31/03/2019). Insya Allah ia husnul khatimah, kata Anies. 

Gubernur Anies turut melayat, menyolatkan, mendoakan, dan mengantar jenazah almarhum ke kuburan. []

Tinggalkan komentar Anda dengan kata-kata yang sopan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: