DPW DKI Jakarta dan Depok

Muslim Tak Kenal Putus Asa

0 175

Oleh Muhammad Ihsan Zainuddin

Jika hatimu penuh sesak

menatap kondisi negerimu yang berderak,

Bila jiwamu galau tak terkira

saksikan kezhaliman merata-rata,

Jika asa dan harapan seolah tak lagi

mengambil ruang jejak dalam diri ini…

 

Maka ingatlah

suatu waktu dahulu pernah terjadi:

seorang bocah muslim kecil

dirampas dari ayah-ibunya oleh Pasukan Mongol yang keji.

 

Hingga akhirnya,

bocah kecil itu terjual sebagai budak di Damaskus.

Tapi Allah takdirkan pertemuan indahnya

bersama seorang Tuan penduduk Damaskus…

Tuan itu membelinya.

Tuan itu mengajarinya Bahasa Arab.

Tuan itu mengajarinya al-Qur’an.

Tuan itu mengejakan al-Sunnah padanya.

 

Kisahnya panjang yang terjadi…

Hingga bocah kecil itu di kemudian hari,

menjadi Raja penguasa Mesir di zamannya!

Bukalah kitab sejarahmu,

di sana engkau akan temukan namanya:

Saifuddin Quthz…

 


 

Pada tahun 658 Hijriyah,

dalam kesyahduan Ramadhan seperti hari ini,

pada hari ke 25 bulan penuh suci ini:

Saifuddin Quthz memimpin kemenangan kaum muslimin

di Pertempuran ‘Ain Jalut…

Pertempuran yang meruntuhkan kejayaan Mongolia

setelah kekuasaan keji nan kejam itu

menebar kezhaliman dan kebengisan

di seantero wilayah dimana kaum muslimin

bersujud kepada Allah!

 


 

Maka Sang Muslim tak kenal putus asa!

 

Meski tangan-tangan khianat penerus Mongolia itu

sedang menata siasat keji penuh makar di negerimu:

jangan pernah putus asa!

Karena mungkin:

Allah sedang menyiapkan engkau untuk menjadi:

Saifuddin Quthz di abad milenial!

 

Akhukum,

Muhammad Ihsan Zainuddin

Tinggalkan komentar Anda dengan kata-kata yang sopan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: