DPW DKI Jakarta dan Depok

Pameran buku Islam 17th IBF 2018 Dibuka Wakil Ketua DPR

0 145

Pameran buku Islam 17th IBF 2018 Dibuka Wakil Ketua DPR

(Jakarta) wahdahjakarta.com – Perhelatan Pameran buku Islam 17th Islamic Book Fair (IBF) ke-17 resmi dibuka oleh Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon, pada Rabu (18/04/2018) di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan Jakarta. Tema yang diangkat pada IBF kali ini “Meraih Kejayaan Islam Melalui Literasi”.
Dalam sambutannya, Fadli Zon mengatakan, seharusnya IBF yang ada di Indonesia adalah IBF yang terbesar di dunia. Sebab Indonesia adalah negeri Muslim terbesar di dunia.

Fadli menilai, kegiatan IBF sangatlah penting karena menunjukkan potret sebuah peradaban. Di saat hidup di era digital, dimana banyaknya buku elektronik, ternyata masih mampu menggelar pameran buku-buku cetak. “Ini satu hal yang luar biasa,” ucapnya mengapresiasi.
Menurutnya tema IBF sangatlah tepat. Sebab pada abad pertengahan, tuturnya, Islam maju karena memelihara dan melahirkan literasi yang luar biasa melalui madrasah-madrasah.

Al-Ghazali, kata dia, sudah menulis buku Ihya Ulumuddin pada tahun 1100. Sementara di dunia Barat saat itu belum ditemukan cetakan-cetakan yang sejenis dan sama kualitas intelektualnya dengan karya Al-Ghazali itu.
Menurut Ketua panitia IBF 2018 M Anis Baswedan pameran ini diikuti sebanyak 151 penerbit dan 78 non-penerbit, empat stan instansi pemerintah, dan 28 media partner yang menempati 274 stan. “Kami berharap, peserta yang ikut dalam pameran ini sukses mendapatkan apa yang menjadi keinginan bersama dalam menawarkan produk-produknya kepada masyarakat,” ujarnya.

Lebih lanjut Direktur Akbar Media ini menjelaskan, melalui pameran Islamic Book Fair ini diharapkan mampu menumbuhkan minat baca masyarakat Indonesia menjadi lebih baik lagi. “Karena itulah, kami mengangkat tema pameran ini “Meraih Kejayaan Islam Melalui Literasi” agar semakin tumbuh minat baca masyarakat Indonesia, khususnya pada buku-buku keislaman,” terangnya.

Hal senada juga disampaikan Ketua Ikatan Penerbit Indonesia (Ikapi) DKI Jakarta, Hikmat Kurnia. Menurut Hikmat, tema tersebut diangkat dengan tujuan semakin tumbuh kesadaran masyarakat Indonesia pada dunia literasi. “Umat Islam pernah berjaya melalui literasi. Lihatlah dinasti Abbasiyah yang sukses menciptakan golden age (masa keemasan dan kejayaan) Islam dengan dunia literasinya,” kata dia.

Dan pada masa itu pula lahir tokoh-tokoh Muslim kenamaan, seperti Imam Al-Ghazali, Al-Farabi, Ibnu Sina, Al-Khawarizmi, dan berbagai tokoh muslim lainnya. Bahkan pada masa Dinasti Abbasiyah itu pula, muncul sekolah Islam ternama, yakni Nizhamiyah, dan perpustakaan yang mengagumkan, yaitu Baitul Hikmah. “Dengan spirit itu, kita berharap, semakin tumbuh budaya baca dan menulis,” ujarnya.

Pameran Islamic Book Fair tahun ini menghadirkan sejumlah pejabat dan tokoh ulama serta penulis ternama, seperti Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Dr TGH Zainul Majdi MA (Tuan Guru Bajang), Fadli Zon, wakil ketua DPR, Ustaz Abdul Somad Lc MA, Ustaz Adi Hidayat, Ustaz Bachtiar Nasir, Ustaz Salim A Fillah, KH Adrian Mafatihullah Karim, dan Syaikh Mahmud Al-Mishri.

Sedangkan penulis terkemuka yang dipastikan hadir untuk membedah karya-karyanya adalah Habiburrahman El Shirazy, Tere Liye, Asma Nadia, Helvy Tiana Rosa, Hanum Rais, Wirda Mansur, dan lainnya. [sym/wahdahjakarta.com].

Tinggalkan komentar Anda dengan kata-kata yang sopan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: