DPW DKI Jakarta dan Depok

Pasca Penanganan Jenazah Korban Gempa, Tim SAR  Sterilkan Ruang Perawatan RSUD  Palu

0 156

(Palu) wahdahjakarta.com– Pasca penanganan ratusan jenazah korban Gempa, RSUD Umdata Sulawesi Tengah sangat tidak kondusif untuk merawat pasien yang luka-luka.

“Kondisinya sangat tidak steril, akibat jenazah yang telah rusak yang ditampung dalam RS, maka tenaga medis sangat mengharapkan ada pihak yang bisa bekerjasama melakukan pembersihan ruang rawat,” ujar Kordinator Relawan Medis RSUD, Dokter Hisbullah, Rabu (3/10/2018).

Harapan ini segera direspon Tim SAR Wahdah Islamiyah dengan membersihkan ruang-ruang perawatan.  Pembersihan dilakukan setelah ratusan Jenazah dikuburkan secara massal.

Menurut relawan Medis Wahdah Islamiyah, dr Faisal Abdillah, pembersihan dilakukan untuk mempersiapkan perawatan kepada korban luka-luka akibat Gempa kemarin. “Kita fokus ke membersihkan Rumah Saskit agar teman-teman dokter bisa fokus menjalankan tugasnya, karena sebelumnya kotor akibat jenazah,” terangnya.

“Alhamdulillah Tim SAR Wahdah Islamiyah merespon dengan baik, dan selama dua hari telah melakukan kerjanya dengan sangat baik,” tukas dokter Hisbullah.

Bahkan menurut dokter asal Makassar ini, tim SAR Wahdah  bekerja sangat cepat dan telah mensterilkan beberapa ruangan, antara lain ruang bedah dan ruang perawatan ibu dan anak.

“Kok bisa secepat ini, saya kagum, pokoknya terimakasih banyak kepada Wahdah Islamiyah yang telah sukarela membantu memudahkan kinerja kami sebagai tim medis,” ujarnya.

Sebelum aksi pembersihan ini, para korban luka-luka maupun yang telah menjalani operasi harus dirawat di luar ruangan, disebabkan trauma dan kondisi ruangan yang masih kotor.

Padahal, perawatan di luar ruangan sangat berbahaya, sebab kondisi RSUD yang berbau menyengat karena jenazah korban gempa yang telah rusak, harus tercium oleh pasien lain yang sedang menjalani perawatan.

“Alhamdulillah para pasien telah menghuni ruangan yang steril dan Insya Allah bisa mempercepat proses pemulihan mereka,” pungkasnya. (RT/sym)

Laporan: Rustam Hafid (Relawan Media Wahdah Peduli)

Tinggalkan komentar Anda dengan kata-kata yang sopan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: