DPW DKI Jakarta dan Depok

Memasuki Pekan Kedua Pasca Gempa, Palu Berangsur Pulih

Memasuki Pekan Kedua Pascagempa, Palu Berangsur Pulih. Tampak salah satu Rumah makan sudah mulai buka dan beroperasi. Tanda, ekonomi sudan mulai bangkit. Photo. Rustam Hafid
0 184
Memasuki Pekan Kedua Pascagempa, Palu Berangsur Pulih
Memasuki Pekan Kedua Pasca Gempa, Palu Berangsur Pulih. Tampak salah satu Rumah makan sudah mulai buka dan beroperasi. Tanda, ekonomi sudan mulai bangkit. Photo. Rustam Hafid

Memasuki Pekan Kedua Pasca Gempa, kondisi kota Palu Sulawesi Tenganh mulai berangsur angsur pulih, kegiatan ekonomi mulai menggeliat

(Palu) wahdahjakarta.com – Pekan kedua setelah Gempa mengguncang Palu dan sekitarnya, perubahan ke arah perbaikan telah dilakukan oleh Pemerintah Daerah setempat.

Berdasarkan pengamatan relawan Wahdah Peduli, Rustam Hafid yang mengatakan, di beberapa ruas jalan, pusat-pusat perekonomian telah aktif kembali.

“Warung-warung, pasar dan sentra perekonomian lainnya telah terlihat beroperasi kembali, tentu ini menunjukkan pulihnya stabilitas masyarakat,” tuturnya.

Sebagaimana diungkapkan oleh Kolonel Infanteri Soeharto, saat mengevaluasi kinerja Satuan Tugas (SATGAS) Penanggulangan Gempa Palu, di MAKOREM 132/Tadulako, Jalan Jenderal Sudirman Palu, Ahad (7/10/2018) malam.

Menurutnya, kinerja PLN sudah memberikan progress yang menunjukkan bahwa Palu sudah berangsur pulih.

“Telah ada peningkatan maksimal dari PLN, terutama karena dorongan PERTAMINA berupa lancarnya BBM,” ungkapnya.

Dalam rapat evaluasi itu pula, Kolonel Soeharto menghimbau seluruh jajaran pemerintahan maupun instansi-instansi untuk beroperasi kembali, walaupun sekedar melakukan pembersihan.

“Alhamdulillah beberapa kantor kepegawaian serta Bank-bank telah aktif kembali, ini akan menjadi indikator kepada masyarakat Palu yang keluar daerah bahwa Palu telah berangsur Pulih,” terangnya.

Kolonel Soeharto juga menyebutkan, beberapa Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) juga telah memperlihatkan kondisi yang kondusif.

“Sudah ada 20 SPBU di Palu yang beroperasi, Sigi sudah ada 1, Donggala  sudah ada 4,” pungkasnya.

Kondisi terakhir perkembangan korban Gempa Palu dan sekitarnya, menurut laporan KOREM 132, jumlah korban Meninggal Dunia adalah 1.944 jiwa, Korban luka 2.549 jiwa, korban Hilang 683 jiwa, korban tertimbun 152 jiwa, rumah rusak 65.733 unit, dan jumlah penduduk mengungsi sebanyak 76.444 jiwa. ()

Tinggalkan komentar Anda dengan kata-kata yang sopan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: