DPW DKI Jakarta dan Depok

H+7 Penanganan Gempa, Belum Semua Wilayah Terdampak Bencana Peroleh Bantuan

Sutopo Purwo Nugroho, Kepala Pusat Data Informasi & Humas BNPB.
0 135
Penanganan Gempa H+7 Belum Semua Peroleh Bantuan
Kepala Pusat Data & Informasi serta Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho saat Jumpe Pers FMB9 Kemenkominfo di Gedung Graha BNPB, Kamis (4/10/2018). Foto : Fadhlur Rahman Yusra/wahdahjakarta.com

(Jakarta) wahdahjakarta.com,- Kepala Pusat Data & Informasi BNPB, Sutopo Purwo Nugroho paparkan data-data yang diperoleh dari relawan di lapangan pada jumpa pers FMB9 Kemenkominfo di Gedung Graha BNPB, Kamis(4/10/2018). Dari hasil laporan, tercatat 1.424 korban yang meninggal, 1.407 diantaranya sudah dimakamkan secara masal di Palu, Donggala, Sigi, dan Parigi Moutong.

Beliau menyebutkan, BNPB saat ini memprioritaskan evakuasi korban, penanganan medis untuk korban luka, distribusi logistik, percepatan pemulihan infrastruktur dan penanganan bantuan Internasional.

Sebanyak 25 alat berat diturunkan dalam proses evakuasi, meliputi wilayah Patobo (7 unit), Balaroa (6 unit), Bulurui & Mall (1 unit), TPU Paboya (1 unit), Jalan Juanda (1 unit), Sigi (1 unit), Hotel Roa-roa (2 unit), Pantai Talise (2 unit dan 5 truk), serta Mall Ramayanan (3 unit).

“Jadi kalau ada pemberitaan dari media bahwa penanganan tidak menggunakan alat berat, itu tidak benar.” tegasnya.

Pencarian korban saat ini sangat sulit, karena korban di wilayah yang mengalami likuifaksi tenggelam dalam tanah sedalam 3 meter, dan ada beberapa wilayah yang masih basah karena lumpur, namun Tim SAR akan terus digerakkan untuk mencari dan mengevakuasi korban. Proses Evakuasi juga dibantu oleh TNI, dan Relawan dari beberapa elemen masyarakat.

“Ada banyak masyarakat yang ingin keluar dari wilayah bencana, sebagian besar adalah masyarakat pendatang. Untuk itu bagi proses evakuasi yang tidak bisa diangkut dengan pesawat, diangkut menggunakan kapal pelni, dll.” ujar beliau

Pendistribusian logistik sampai saat ini dikawal oleh TNI untuk menjaga agar bantuan sampai ke wilayah yang diprioritaskan, distribusi dilakukan menggunakan helikopter, kapal pelni, dll.

Info Grafis dari Kementrian ESDM yang di post oleh Sutopo di akun twitternya pada hari Jum’at(5/10/2018).

Sebagian ada yang langsung di drop di pengungsian, dan ada juga aparat setempat yang mengambil di posko, namun belum semua wilayah yang terkena bencana yang mendapat bantuan.” tutur beliau

Untuk kebutuhan darurat, bantuan genset, tenda, dan watertreatment sudah berjalan serta dalam hal komunikasi, ada 3 operator komunikasi yang sudah 49% beroperasi di wilayah Sulteng untung melayani komunikasi menggunakan telepon satelit, wifi gratis, dll.

Terakhir beliau menyebutkan, sisa data evakuasi masih sama dengan 3 oktober lalu. Korban hilang juga sampai saat ini masih belum ditemukan. [fry]

Tinggalkan komentar Anda dengan kata-kata yang sopan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: