DPW DKI Jakarta dan Depok

Pesantren Tahfidz Wahdah Islamiyah Cibinong Bogor Gelar Shalat Gerhana Matahari

Shalat Gerhana Matahari Cincin 2019 di Masjid Ibn Katsir Pesantren Tahfidz Wahdah Islamiyah Cibinong Bogor.
0 250
Shalat Gerhana Matahari Cincin 2019 di Masjid Ibn Katsir Pesantren Tahfidz Wahdah Islamiyah Cibinong Bogor.

(Cibinong) Wahdahjakarta.com- Kamis, 26/12/2019, Kaum Musliminan di beberapa daerah di tanah air melaksanakan Shalat gerhana (kusuf) bertepatan dengan terjadinya Gerhana Matahari Cincin (GMC) yang melewati beberapa kota di Indonesia, Seperti Aceh, Jabodetabek, Bali, dan Sulsel.

Pesantren Tahfidz Wahdah Islamiyah Cibinong Bogor juga melaksanakan shalat Kusuf tersebut. Walaupun sebagian besar santri sedang menjalani libur akhir tahun. Pelaksanaan  shalat gerhana berlangsung lancar dengan jamaah dari santri yang tetap tinggal di pondok ditambah para pembina dan pengelola pondok.

Shalat dipimpin oleh Farhan Mas’ud, santri kelas IX SMP Al-Qur’an Wahdah Islamiyah Cibinong Bogor. Sedangkan khutbah gerhana disampaikan pimpinan pondok Ustadz Syamsuddin.

Dalam khutbahnya Ustadz Syam menyampaikan hakikat gerhana dalam perpektif aqidah Islam. Dengan mengutip sebuah hadis shahih beliau menyatakan bahwa matahari dan bulan merupakan tanda kekuasaan Allah.

“Sesungguhnya matahari dan bulan adalah dua tanda di antara tanda-tanda kekuasaan Allah. Gerhana ini tidak terjadi karena kematian seseorang atau lahirnya seseorang. Jika melihat hal tersebut maka berdo’alah kepada Allah, bertakbirlah, kerjakanlah shalat dan bersedekahlah.” Ucapnya mengutip hadis riwayat Imam Bukhari.

 

Baca Juga: Santri Wahdah Islamiyah Cibinong Bogor Sabet 4 Medali Emas dan 7 Perak di Kompetisi Silat Nasional

Peristiwa gerhana ini lanjut kandidat Doktor UIKA Bogor ini selayaknya menumbuhkan kesadaran akan kemahabesaran Allah Ta’ala.

“Peristiwa ini mengantar kita pada suatu keadaan jiwa yang sadar dengan sesungguhnya bahwa kita dengan berbagai pencapaian ilmu pengetahuan , ternyata tidak berdaya apa-apa di hadapan ke Maha Kuasaan Allah Tabaraka Wa Ta’ala “, ungkapnya.

“Bahwa kita dengan segala kemajuan teknologi ternyata hanya bagai sebutir pasir pada padang sahara alam raya ciptaanNya , atau bagai setetes air dalam lautan ilmuNya yang tiada berbatas,Subhanallah”, lanjutnya.

Menarik dalam proses shalat gerhana dipimpin oleh ananda Irfan Mas’ud, santri Kelas IX SMP Qu WI Cibinong yang telah hafal  28 Juz dengan irama yang sangat syahdu.

Video pada link berikut ini..

 

Tinggalkan komentar Anda dengan kata-kata yang sopan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: