DPW DKI Jakarta dan Depok

Prof. Rhenald Kasali : Pendidikan Anak Harus Menyenangkan

0 102
Pakar manajemen dan Guru Besar Fakultas Ekonomi UI, Prof. Rhenald Kasali dan istrinya, Elisa Kasali bersama anak-anak TK Kutilang garapannya.

(JAKARTA) Wahdahjakarta.com — Guru Besar Universitas Indonesia (UI) Prof. Rhenald Kasali Jumat kemarin (13/12/2019) meluncurkan buku SENTRA, Inspiring School. Membangun Kecerdasarn dan Kemampuan Anak Sejak Usia Dini, Demi Masa Depan yang Cemerlang karangannya di FX Senayan, Jakarta.

“Kami menaruh perhatian dalam bidang pendidikan anak usia dini. Inilah fase paling krusial dalam Pendidikan,” katanya dalam press release  peluncuran buku tersebut.

Rhenald menyebut, pendidikan anak harus dilakukan secara menyenangkan dan memberikan eksplorasi lebih luas terhadap anak untuk berpikir.

Prof. Rhenald Kasali beserta Istrinya saat press conference launching buku Sentra

Menurutnya, salah satu fenomena dalam pendidikan di Indonesia adalah penitikberatan pada content. Misalnya, ketika skor matematika dianggap kurang bagus, maka ditambahlah waktu belajar matematika.

Para pemangku kepentingannya selalu ingin melompat pada content itu, apakah itu matematikan, bahasa, science, dan fisika. Padahal dibalik itu semua ada kecerdasan mendasar yang masih harus dibangun guru untuk memudahkan tahap berikutnya dalam menerima ilmu-ilmu canggih itu.

Rhenald mengungkapkan, untuk menaikkan level pengetahuan siswa tidak bisa dilakukan secara instan. Untuk membangun daya analisis, critical thinking, dan problem solving, tidak bisa hanya dilakukan melalui uji coba dan les bimbingan belajar sebelum ujian dilakukan.

“Untuk membangun kemampuan itu, butuh waktu panjang dan harus dilakukan sejak usia dini,” imbuhnya.

Pemahaman itulah yang membuat Rhenal memiliki concern kuat pada pendidikan anak usia dini, selain sebagai pakar manajemen yang lebih banyak beriprah di bidang pendidikan tinggi sebagai Guru Besar Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia (FE UI).

Kemudian dia dan guru-guru Sekolah Al Falah belajar langsung dari Dr. Pamela Phelps, tokoh pendidikan asal Florida, Amerika Serikat, yang mendesain Beyond enters and Circle Time (BCCT), metode pendidikan yang kemudian dikenal dengan nama Sentra.

“Konsep Metode Sentra adalah non-direct teaching. Jadi, proses belajar dilakukan melalui aktivitas bermain yang didesain untuk menstimulasi perkembangan otak anak.” papar Rhenald

“Intinya, pendidikan anak di-delivery dalam suasana menyenangkan, sehingga anak bisa belajar dengan optimal. Kami merasa, inilah metode yang tepat untuk mendidik anak. Sebab, pendidikan seharusnya menyenangkan, bukan membuat anak stress dan terbebani.” pungkasnya.[fry]

Tinggalkan komentar Anda dengan kata-kata yang sopan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: