DPW DKI Jakarta dan Depok

Program  Pemberantasan Buta Aksara Al-Qur’an di Bumi Cendrawasih Papua

0 297

(Sorong) wahdahjakarta.com — Badan Pusat Statistik (BPS) dan hasil riset Institut Ilmu Alquran menginformasikan, masih banyak penduduk Muslim di Indonesia yang buta aksara Al-Quran.

Untuk mengatasi permasalahan ini, Wahdah Islamiyah,  mengembangkan pola pembinaan al-Qur’an kepada masyarakat yang masih belum mahir dalam membaca al-Qur’an.

Salah satu wilayah binaan Wahdah Islamiyah di kawasan Indonesia Timur adalah Sorong, Papua. Di daerah ini, Abdul Mujid, dai Wahdah Islamiyah mengabdikan diri mengajar masyarakat mengeja al-Qur’an hingga mahir. Bertempat di masjid SUPM dan masjid Al Haki, Desa Sorong, Kabupaten Sorong, Papua, Jumat (18/1/2019), ia membagikan dan membelajarkan masyarakat lewat metode dirosa. Metode ini dikhususkan bagi orang dewasa yang ingin belajar al-Qur’an dengan mudah.

“Masih banyak sebagian masyarakat kita masih belum mempunyai metode yang baik, mudah dan cepat dalam belajar al-Qur’an. Kalaupun ada, tapi belum tentu cocok untuk usia mereka. Tapi, metode dirosa ini, Insya Allah sudah banyak buktinya,” kata Abdul Mujid.

Ia menerangkan, Wahdah Islamiyah juga memberi pelatihan sistem belajar baca Alquran cepat kepada calon guru mengaji. Dengan harapan kedepan, merekalah yang akan melanjutkan program tersebut.

Karya (17), peserta termuda dalam kegiatan dirosa yang dilaksanakan pada hari itu mengakui, bahwa program ini sangat membantu.

“Saya merasa apa yang lakukan oleh ustadz Mujid sangat membantu saya dalam belajar membaca al-Qur’an. Apalagi kita di Papua ini sangat kekurangan guru mengaji. Terima kasih,” ungkapnya. []

#laziswahdah #wahdahislamiyah #wahdah #sedekah #zakat #laziswahdahpeduli #wahdahpeduli #ayosedekah

Tinggalkan komentar Anda dengan kata-kata yang sopan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: