DPW DKI Jakarta dan Depok

Sambut Muktamar IV, WI Sulbar Gelar Tabligh Akbar tentang Pendidikan Paripurna Menurut Konsep Kenabian

0 50

 

 

Sambut Muktamar IV, WI Sulbar Gelar Tabligh Akbar tentang Pendidikan Paripurna Menurut Konsep Kenabian

 

Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Wahdah Islamiyah (WI) Sulawesi Barat (Sulbar) menggelar Tabligh Akbar dalam rangka menyambut Muktamar WI IV.

Tabligh Akbar  yang digelar secara virtual ini menghadirkan  Ketua Sekolah Tinggi Islam dan Bahasa Arab (STIBA) Makassar, Ustadz Dr. Ahmad Hanafi sebagai pembicara.  Tema yang diambil adalah seputar konsep dan karakteristik pendidikan paripurna menurut konsep tarbiyah an nubuwah.

 

Tabligh akbar berlangsung sejak pukul 08.00 WITA secara online melalui aplikasi zoom meeting dan live streaming di kanal Youtube dan Facebook, Kamis (5/9/2021).

 

“Kami merasa berbahagia bisa berjumpa dengan para peserta, yang jumlahnya ratusan ini. Semoga dengan kehadiran kita, bisa menjadi momentum persatuan, dan juga kebaikan bersama,” kata ustadz Ahmad Hanafi.

 

Dalam tausiahnya, alumni program doktoral di Universitas Islam Madinah ini mengangkat topik berjudul “Karakteristik Pendidikan Paripurna Menurut Konsep Tarbiyah Nabawiyah”.

 

Ustadz Ahmad Hanafi menguraikan bagaimana karakteristik pendidikan yang pernah dicontohkan oleh Nabi ﷺ. Setidaknya ia merinci enam poin, yakni tarbiyah mutakamilah (saling sinergi dan melengkapi), thulu an nafs (mempunyai proses yang lama), tadarruj (bertahap), waqi’iyyah (realistis), i’tidal dan washatiyah, serta isthifaa (selektif).

 

“Manusia itu rentan berubah. Tarbiyah di zaman Nabi itu punya wkatu yang lama, 23 tahun sehingga butuh kesabaran selama proses belajar,” terang mantan Ketua Dewan Syariah Wahdah Islamiyah ini.

 

Dalam kesempatan itu juga, ustadz Ahmad Hanafi menjelaskan bahwa karakteristik itu bisa dominan apabila memiliki aspek keimanan dan ibadah yang baik. Dalam artian, anak didik itu harus digembleng secara akidah yang lurus dan ibadah yang sesuai dengan sunnah.

 

“Tanda kalau pendidikan kita telah benar apabila, kita sudha mampu melahirkan anak didik yang berakhlakul karimah, punya jasmani dan ketahanan fisik yang baik, batiniyah yang bersih, punya kecerdasan akal, serta selalu care dengan sesama,” tambahnya.

 

Kegiatan tabligh akbar ini diikuti kurang lebih 700 peserta dari kalangan kader, dan simpatisan, termasuk sekretaris daerah Provinsi Sulawesi Barat, Muhammad Idris. []

Tinggalkan komentar Anda dengan kata-kata yang sopan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: