DPW DKI Jakarta dan Depok

Sekjen Baznas: Potensi Zakat di Indonesia Belum Dikelola Secara optimal

Sekjen Baznas Jaja Jaelani (kanan) bersama Ketua Lazis Wahdah Ustadz Syahruddin
0 154
Sekjen Baznas Jaja Jaelani (kanan) bersama Ketua Lazis Wahdah Ustadz Syahruddin

(Makassar) wahdahjakarta.com –, Sekretaris Jenderal Badan Amil Zakat Nasional (Sekjen Baznas) Jaja Jaelani mengatakan, potensi zakat di Indonesia cukup besar, namun belum optimal. Diperlukan optimalisasi program kerja untuk menggarap potensi yang ada.

“Potensi zakat di Indonesia sangat besar, akan tetapi hasil zakat di indonesia sekarang hanya mencapai 7 triliun yang seharusnya mencapai 217 triliun, ini membuktikan bahwa perlunya mengoptimalkan program kerja setiap lembaga amil zakat di Indonesia, ujarnya saat berbicara di arena Musyawarah Kerja Nasional Wahdah Islamiyah ke.11 (Mukernas XI WI) di Makassar, Sabtu (22/12/2018) malam.

Ia berharap Lembaga Amil Zakat Wahdah Islamiyah (Lazis Wahdah) dapat bersinergin dalam pengelolaan Zakat di Indonesia.

“Wahdah Islamiyah yang saat ini telah memiliki badan amil zakat tersendiri “Lazis Wahdah” diharapkan bisa bersinergi dalam pengelolaan zakat di Indonesia”, harapnya.

Peserta Mukernas XI  sekitar 700 orang utusan  34 DPW, 500 DPD, 140 Muslimah Wahdah Islamiyah se-indonesia mengikuti paparan Jaja tentang zakat dengan seksama.

MUKERNAS XI  Wahdah Islamiyah  berlangsung hingga 24 Desember 2018 bertajuk ” Optimalisasi Kader dan peran lembaga menuju visi 2030″.

Tinggalkan komentar Anda dengan kata-kata yang sopan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: