DPW DKI Jakarta dan Depok

STIBA Makassar Kirim Mahasiswa KKN  ke Wilayah Bencana Pasigala

Rombongan KKN STIBA Makassar yang dikirim ke lokasi bencana Palu, Sigi, dan Donggala
0 172
Rombongan KKN STIBA Makassar yang dikirim ke lokasi bencana Palu, Sigi, dan Donggala
Rombongan KKN STIBA Makassar yang dikirim ke lokasi bencana Palu, Sigi, dan Donggala

(Makassar) Wahdahjakarta.com  – Bertempat di Masjid Anas bin Malik, sebanyak 253 mahasiswa Sekolah Tinggi Islam dan Bahasa Arab (STIBA) Makassar mengikuti acara pelepasan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Gelombang II, Senin (14/1/2019).

Ke-252 mahasiswa ini akan ditugaskan di tiga kecamatan, yaitu Kecamatan Mariso Kota Makassar, Kecamatan Parigi Kabupaten Gowa, dan Kecamatan Bantimurung Kabupaten Maros. Di samping ketiga kecamatan tersebut, sejumlah mahasiswa KKN juga diutus ke sejumlah daerah yang jauh, seperti Palu, Kalimantan Barat, NTT, Jawa Barat, dan Papua.

Acara pelesapasan ini dihadiri oleh Ketua STIBA Makassar Ustadz Muhammad Yusran Anshar, Lc., M.A., Ph.D., Wakil Ketua I Bidang Akademik Ustaz Kasman Bakry, S.H.I., M.H.I., dan Kepala BAK Ustaz Ahmad Syaripudin, S.Pd.I., M.Pd.I.

Saat memberikan tausiah kepada para mahasiswa KKN, Ustaz Yusran berharap agar mahasiswa dapat mengambil manfaat sebanyak-banyaknya dari materi-materi pembekalan yang telah disampaikan selama daurah. Ia menjelaskan, pelajaran-pelajaran dari ayat-ayat jihad dalam surah at-Taubah. Ayat-ayat tersebut menjelaskan pentingnya untuk ikut serta dalam perjuangan dan bahaya lari dari perjuangan.

“Belajar ilmu agama bisa menjadi alasan untuk tidak ikut jihad. Tapi, ada kewajiban di baliknya, yaitu untuk berkhidmat dan berkontribusi kepada manusia. Sekaranglah waktunya untuk berkontribusi, sebelum melalui masa di mana perjuangan sesungguhnya hingga datang panggilan Allah,” tegasnya.

STIBA Makassar Kirim Mahasiswa KKN ke Wilayah Bencana Pasigala
Rombongan KKN STIBA Makassar

Sementara itu, Direktur LAZIS Wahdah Islamiyah, Syahruddin menyatakan, mahasiswa STIBA yang dikirim ke daerah bencana Pasigala (Palu, Sigi dan Donggala) akan menjadi dai yang akan ditempatkan dibeberapa posko binaan relawan LAZIS Wahdah Palu. Dari laporan yang didapatkan, mahasiswa yang akan dikirim ke Palu, Sigi dan Donggala sebanyak 20 orang.

“Tiga bulan berlalu, pasca bencana, tim relawan LAZIS Wahdah Islamiyah masih fokus mendampingi para warga sekitar. Selain program pembangunan hunian sementara, kita juga tetap akan memfokuskan kerja-kerja dakwah di daerah bencana. Semoga dengan program ini, masyarakat akan lebih mengenal sunnah lebih baik lagi,” harapnya. []

Tinggalkan komentar Anda dengan kata-kata yang sopan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: