DPW DKI Jakarta dan Depok

Tanya Jawab Fiqh Puasa [06]: Berkah Makan Sahur

0 353
 Berkah Makan Sahur
Berkah Makan Sahur

Tanya Jawab Fiqh Puasa [06]: Berkah Makan Sahur

Pertanyaan:

Apakah berkah dalam sahur dapat diperoleh dengan menyantap apapun meski hanya berupa air?

Jawaban:

Apapun yang dikonsumsi oleh seseorang pada waktu sahur adalah baik dan mengandung berkah. Semakin sesuai dengan hajat seseorang semakin baik dan berkah, sebagaimana sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam;

“تسَحَّروا فإن في السَّحُور بركةً”

Bersahurlah karena di dalam makan sahur terdapat berkah”. (HR. Bukhari: 1923).

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam juga bersabda;

“عليكم بالسَّحُور فإنه الغذاء المبارك”

“Hendaklah kalian makan sahur karena ia merupakan gizi yang berberkah”. (HR. Ahmad:4/132).

Ini juga mengandung makna bahwa di dalam makan sahur terdapat berkah bagi manusia. Jika seseorang meninggalkan makan sahur sama sekali maknanya ia kehilangan berkah tersebut. Adapun jika ia hanya meminum segelas air atau segelas susu, atau memakan sebutir kurma misalnya, roti atau makanan ringan, Ini lebih afdhal dan bepengaruh pada hari ia menjalani puasa dan saat bekerja.

Dan hendaknya seseorang berusaha menyantap sesuatu pada saat sahur, karena, pertama; Nabi menyuruh makan sahur, kedua; makan sahur mengandung kemaslahatan baginya. Nabi shallahu ‘alaihi wa sallam tidaklah memerintahkan sesuatu melainkan mengandung kebaikan sebab beliau tidak berbicara dengan hawa nafsunya. Wallahu a’lam. (terjemah Oleh Syamsuddin Al-Munawiy dari fatwa Syekh Syekh Shaleh bin Ali bin Ghashun rahimahullah // http://www.almoslim.net/node/235858).Sumber dari: http://wahdah.or.id/fatwa-ramadhan-20-keberkahan-dalam-sahur/

Tinggalkan komentar Anda dengan kata-kata yang sopan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: