DPW DKI Jakarta dan Depok

Terdampak Gempa Palu,  Masjid  Ini Bergeser Sejauh 500 M

Masjid Darul Muttaqin di Palu Barat bergeser sejauh 500 m. Diduga masih banyak korban gempa tertimbun reruntuhan bangunan.
0 142
Masjid Darul Muttaqin di Palu Barat bergeser sejauh 500 m. Diduga masih banyak korban gempa tertimbun reruntuhan bangunan.

Terdampak Gempa Palu,  Masjid  Ini Bergeser Sejauh 500 M

(Palu) wahdahjakarta.com- Gempa bumi disusul tsunami yang menerjang kota Palu dan sekitarnya tidak hanya membuat bangunan hancur dan runtuh, tapi membuat sebagian bangunan bergeser dari posisinya.

Seperti yang dialami oleh Masjid Darul Muttaqin yang terletak di Balaroa. Kec. Palu Barat. Kota Palu. Sulawesi Tengah ini bergeser sejauh 500 M. Kini yang nampak dari Masjid ini hanya bagian qubah.

Nasar (38) Salah seorang warga terdampak gempa yang ditemui Tim Wahdah Peduli, saat sedang menggali reruntuhan rumahnya menuturkan kalau masjid itu bergeser jauh dari posisi aslinya. Sebenarnya jauh di atas, karena gempa yang membuat masjid yang nampak hanya qubahnya saja ini berada tepat di dekat reruntuhan rumahnya.

Beliau menduga banyak jenazah yang masih terperangkap di dalam reruntuhan Masjid.  “Karena saat kejadian gempa menjelang Maghrib dan banyak anak-anak yang bermain di halaman masjid”, katanya.

“Ada sekitar 8 orang selamat termasuk anak saya yang berlindung di balik qubah masjid kemudian lari menyelamatkan diri melewati banginan-bangunan yang diobok-obok gempa ke arah gunung hingga pukul 11 malam”, imbuhnya.

Masjid Darul Muttaqin Palu Barat yang telah bergeser sejauh 500 m dari posisi semula

Saat ini beliau bersama  korban yang selamat berharap agar bantuan alat berat segera datang agar bisa menggali reruntuhan dan mencari keluarga mereka yang masih terjebak di balik reruntuhan rumah. “Berharap setidaknya bisa menyelenggarakan jenazahnya dengan layak”, harapnya.

Tim Wahdah Peduli masih terus membantu mengevakuasi warga terdampak gempa dengan menyiapkan Tim SAR, selain itu juga menyiapkan layanan medis untuk korban yang sakit.

Tinggalkan komentar Anda dengan kata-kata yang sopan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: